Dorong Sentra Ekonomi Baru, PGN Perluas Infrastruktur Gas Bumi di Daerah


SEKRETARIS Perusahaan PGN Rachmat Hutama | Hafidz Mubarak/Antara Foto

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk terus mengembangkan infrastruktur gas bumi seluruh wilayah di Indonesia. Saat ini, PGN sedang menyelesaikan sejumlah proyek infrastruktur baru untuk memperluas penggunaan gas bumi untuk mendorong sentra-sentra ekonomi baru di seluruh wilayah di Indonesia.

“PGN sedang menyelesaikan proyek Duri-Dumai tahap II sepanjang 67 km dan diharapkan kehadiran jaringan pipa gas berukuran 24 inchi ini akan dapat menyalurkan gas untuk memenuhi kebutuhan Refinery Unit (RU II) Dumai. Rencana, pengembangan pipa distribusi Dumai sepanjang 56 km untuk melayani kebutuhan industri, komersial, dan rumah tangga di wilayah Dumai, Pekanbaru, dan sekitarnya,” kata Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama melalui keterangan tertulis yang diterima duajurai.co, Kamis, 29/8/2019.

Selain Duri-Dumai, PGN juga tengah membangun proyek pipa gas Gresik-Semarang sejauh 267 kilometer. Pipa itu akan mengalirkan gas dari blok migas Jambaran Tiung Biru. Kehadiran jaringan pipa gas berukuran 28 inchi itu juga dapat menyalurkan gas untuk industri di wilayah Jawa Tengah.

Selanjutnya, PGN akan membangun pipa distribusi jalur Semarang – Kendal – Ungaran sepanjang 96 km dengan pipa berukuran 4” – 16” sampai 2021. Langkah tersebut untuk memenuhi pemanfaatan kebutuhan energi baik gas bumi.

“Jaringan pipa gas ini akan menjamin wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya mendapatkan pasokan gas secara berkelanjutan. Infrastruktur ini juga mendukung pengembangan sentra industri baru di Jawa Tengah sejalan dengan pembangunan Tol Trans Jawa,” ujarnya.

Menurut Rachmat, pembangunan berbagai infrastruktur pembangunan gas itu menjadi prioritas utama PGN. Hal itu mengingat semakin besarnya kebutuhan energi yang lebih efisien di berbagai wilayah di Indonesia. Terutama, daerah-daerah yang selama ini belum terjamah gas bumi dan memiliki potensi ekonomi yang sangat baik untuk pengembangan sektor kelistrikan, industri, transportasi, dan rumah tangga.

“Infrastruktur gas adalah kunci bagi optimalisasi pemanfaatan gas bumi yang berkelanjutan serta menjangkau lebih banyak wilayah dan pasar. Selama lebih setengah abad, PGN telah membuktikan bahwa gas bumi lebih efisien, ramah lingkungan, dan ini adalah energi yang diproduksi di dalam negeri,” kata dia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

PT BBJ Salurkan 10 Ton Beras untuk Penanggulangan Covid-19 Lamsel

KALIANDA, duajurai.co – Kepedulian pelaku usaha di Kabupaten Lampung Selatan dalam menghadapi pandemi Covid-19 kian …