Lawan Opini Negatif, Penggiat HIV/AIDS Perlu Punya Kemampuan Menulis


SUASAA ToT pemberitaan yang baik bagi Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Ruangan Governor Hotel Novotel, Bandar Lampung, Rabu, 7/8/2019. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Melawan opini negatif terkait penularan human immunodeficiency virus (HIV)/AIDS bisa dilakukan melalui media. Untuk itu, para penggiat HIV/AIDS perlu memiliki kemampuan menulis.

Hal tersebut disampaikan Zaky Yamani, fasilitator training of trainer (ToT) pemberitaan yang baik bagi Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Ruangan Governor Hotel Novotel, Bandar Lampung, Rabu, 7/8/2019. Pelatihan yang digelar Indonesian Aids Coalition (IAC) itu ditujukan bagi civil society organization (CSO) dan jurnalis dari berbagai media massa di Lampung.

“Melalui tulisan dan dibagikan di media massa, maka bisa mengedukasi masyarakat,” kata Zaky.

Menurutnya, cara tersebut bisa menghilangkan stigma buruk bagi para ODHA. Juga bisa meminimalkan pemberitaan media yang berlebihan soal HIV/AIDS. Selain menulis, dapat pula mengirimkan rilis/siaran pers.

“Sebab, banyak wartawan yang tidak paham soal HIV/AIDS,” ujarnya.(*)

Baca juga Training of Trainer IAC, Pemberitaan HIV/AIDS Bisa Diliput dari Berbagai Sudut Pandang

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

PT BBJ Salurkan 10 Ton Beras untuk Penanggulangan Covid-19 Lamsel

KALIANDA, duajurai.co – Kepedulian pelaku usaha di Kabupaten Lampung Selatan dalam menghadapi pandemi Covid-19 kian …