Soal Banjir, YKWS Minta Pembangunan Bandar Lampung Perhatikan Lingkungan


DIREKTUR YKWS Febrilia Ekawati menyampaikan pandangan saat FGD “Sengkarut IPLT Bakung Bandar Lampung” di Kafe Wiseman, Pahoman, Senin, 20/8/2018. | duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) meminta pembangunan di Kota Bandar Lampung sebaiknya memerhatikan lingkungan. Hal itu perlu dilakukan guna mengantisipasi banjir, terlebih pada musim hujan seperti sekarang.

“Setiap kota memiliki rencana tata ruang wilayah (RTRW). Hal tersebut mencakup pembagian fungsi wilayah, termasuk daerah resapan (air),” kata Direktur YKWS Febrilia Ekawati saat ditemui di sekretariat YKWS, Jalan Sultan Agung, Gang Rajawali, Way Halim, Bandar Lampung, Jumat, 22/2/2019.

Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung perlu menjadikan RTRW sebagai rujukan pembangunan. Dengan begitu, tidak ada alih fungsi lahan untuk pembangunan. Sebab, selain persoalan sampah, alih fungsi lahan juga salah satu penyebab banjir di Kota Tapis Berseri.

“Banyak lahan yang telah beralih fungsi, seperti Bukit Camang. Kini, di sana sudah menjadi permukiman,” ujarnya.

“Pemerintah harus punya komitmen untuk melindungi cacthment area. Wilayah yang menjadi cacthment area jangan sampai ada pengolahan lahan yang merusak lingkungan”.

Sejumlah daerah di Bandar Lampung dilanda banjir saat hujan deras pada Sabtu malam, 16/2/2019.  Adapun kawasan yang kebanjiran, antara lain Jalan Urip Sumoharjo, Way Halim; Jalan Nangka, Kota Sepang; dan Perumahan BTN 2 di Way Halim. Kemudian, Gelora Persada Rajabasa, Perumahan Villa Citra, kawasan sekitar RSUDAM, Jalan Pagaralam (Gang PU), Gang Persada di Jalan Pangeran Antasari, serta Jalan Sultan Agung.(*)

Baca juga Pascabanjir 3 Meter, Warga Kali Balau Kencana Keringkan Perkakas Rumah

Laporan Umar Robani


Komentar

Komentar

Check Also

Jelang Tahun Baru, Chandra Mal Boemi Kedaton Diskon Snack-Minuman

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Supermarket Chandra Mal Boemi Kedaton (MBK) memberikan harga spesial untuk aneka makanan ringan …