Pilkada 2018, Ini 6 Imbauan Permampu kepada Pemilih Perempuan


DIREKTUR Eksekutif Lemabaga Advokasi Damar Lampung Sely Fitriani | Imelda Astari/duajurai.com

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Besok, 27 Juni 2018, pilkada serentak dihelat. Di Sumatera, hajat akbar ini akan berlangsung di 4 provinsi, serta 30 kabupaten/kota.

Terkait itu, Permampu sebagai konsorsium 8 LSM perempuan di Sumatera, meminta para pemilih bersiap dan waspada agar pilkada berlangsung bersih, bebas dari segala bentuk kecurangan dan politik uang, serta damai, bebas dari segala bentuk kekerasan dan intimidasi.

Hal ini tertuang dalam siaran pers Permampu yang diterima duajurai.co dari Sely Fitriani, Direktur Eksekutif Lembaga Advokasi Perempuan DAMAR dan Gerakan Perempuan Lampung, yang tergabung dalam Permampu.

Permampu dan dampingannya yaitu Forum Komunitas Perempuan Akar Rumput (FKPAR) yang mewakili suara 24.358 perempuan akar rumput di 26 kabupaten/kota di Sumatera menyampaikan 6 imbauan kepada para pemilih, terutama pemilih perempuan yang merupakan mayoritas pemilih agar:

  1. Memiliki dokumen sah untuk memilih yakni KTP elektronik/surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat.
  2. Tidak terlibat politik uang dalam bentuk apa pun, sekecil apa pun. Politik uang adalah kecurangan yang berakibat buruk kepada penegakan demokrasi, penghapusan korupsi dan kehidupan seluruh rakyat.
  3. Mengamati, memonitor, mengawasi seluruh bentuk pelanggaran, melaporkannya kepada Panwas/Bawaslu terdekat atau ke contact person LSM anggota Permampu dengan memuat identitas pelapor, peristiwa dan uraian ringkas kejadian, tempat peristiwa terjadi, saksi yang mengetahui peristiwa tersebut, dan bukti, serta bersedia menjadi saksi bila dibutuhkan. Saksi dilindungi oleh negara sebagaimana termuat di Pasal 134 UU RI No8 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas UU No1 Tahun 2015 yang menyebutkan bahwa warga negara berhak melaporkan pelanggaran pilkada dan juga Pasal 10 UU RI No31 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban yang menegaskan bahwa saksi, korban, dan pelapor tidak dapat dituntut secara hukum baik pidana maupun perdata atas laporan, kesaksian yang akan, sedang, atau telah diberikannya.
  4. Mempelajari ulang seluruh track record/rekam jejak para calon dan agenda politik mereka sebelum memutuskan siapa akan dipilih. Secara khusus, perilaku dan agenda politik yang berhubungan langsung dengan kesetaraan gender dan penguatan perempuan (tujuan 5 SDGs/tujuan pembangunan berkelanjutan).
  5. Memilih calon yang sesuai pilihan dan hadir di TPS. Membantu para lansia dan penyandang disabilitas di sekitar Anda untuk memilih, serta pemilih pemula yang selama ini tidak pernah memilih bukan hanya karena usia muda, tetapi karena tersingkir dari akses memilih pemimpin.
  6. Memonitor seluruh proses terutama pada hari H, 27 Juni 2018, agar tidak terjadi pemaksaan, baik halus atau intimidasi, kecurangan yang berhubungan dengan kertas suara, penghitungan dan berbagai bentuk kecurangan lainnya, serta melaporkannya kepada Panwas/Bawaslu terdekat atau ke contact person LSM anggota Permampu.

Berikan suara kepada calon perempuan atau calon yang bersih, adil, dan hormat kepada perempuan.

Sely Fitriani, HP 0812 78281187.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

PT BBJ Salurkan 10 Ton Beras untuk Penanggulangan Covid-19 Lamsel

KALIANDA, duajurai.co – Kepedulian pelaku usaha di Kabupaten Lampung Selatan dalam menghadapi pandemi Covid-19 kian …