Soal Tukar Uang, BI Lampung Minta Masyarakat Waspada Uang Palsu


Kepala BI Lampung Budiharto Setyawan | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung meminta masyarakat untuk mewaspadai peredaran uang palsu. Kewaspadaan dimaksud bila menukar uang di tempat tidak resmi.

“Saya mengimbau masyarakat menukar uang rupiah ke tempat-tempat resmi, seperti bank dan kas layanan keliling BI untuk menghindari uang palsu,” kata Kepala BI Lampung Budiharto Setyawan, seperti dikutip dari Antara, Kamis, 24/5/2018.

Dia mengatakan, pihaknya tak menjamin jumlah ataupun keaslian rupiah apabila masyarakat menukar uang di pinggir jalan, atau penukaran uang tidak resmi. Sedangkan menukar uang di tempat resmi banyak keuntungan, misal tidak dikenakan biaya dan keasliannya terjamin.

“Menukar uang di tempat tak resmi pasti ada biayanya dan tidak menjamin sesuai jumlah, keasliannya atau kelayakannya karena itu di luar tanggung jawab kami,” ujarnya.

Budiharto menambahkan, untuk memastikan bahwa uang rupiah yang diterima adalah asli melalui metode 3D, yakni dilihat, diraba, diterawang. Uang rupiah asli memiliki kualitas cetak yang baik, dan memiliki benang pengaman.

“Terasa kasar apabila diraba, tampak tanda air, gambar tersembunyi, dan rectoverso atau gambar saling isi ketika diterawang ke arah cahaya,” kata dia.(*)

Baca juga Mau Tukar Uang untuk Lebaran? Ini Jadwal dan Lokasi Pelayanan Bank Indonesia di Lampung


Komentar

Komentar

Check Also

Jelang Tahun Baru, Harga Telur di Bandar Lampung Tembus Rp24 Ribu

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Harga telur ayam merangkak naik menjelang tahun baru. Kini, harganya di pasaran tembus …