4 Paslon Pilgub Lampung Absen Deklarasi Komitmen KI, Nanang: Sayang Sekali


KETUA KPU Lampung Nanang Trenggono | imelda astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Nanang Trenggono menyayangkan absennya empat pasangan calon (paslon) gubernur-wakil gubernur dalam Deklarasi Komitmen Keterbukaan Informasi Pilkada Serentak, Kamis siang, 22/3/2018. Dalam acara di Sheraton Hotel Bandar Lampung tersebut, para calon pemimpin Bumi Ruwa Jurai hanya diwakili liaison officer (LO) masing-masing.

Menurut Nanang, mestinya para calon kepala daerah hadir pada deklarasi yang dihelat Komisi Informasi (KI) Provinsi Lampung tersebut. “Ini kan bentuk komitmen. Berkomitmen untuk transparan, mencatat semua penggunaan anggaran kegiatan kampanye dalam laporan dana kampanye, dan lainnya. Komitmen itu harus disampaikan kepada publik. Seharusnya, dihadiri para calonkada,” kata Nanang saat ditemui di Ballroom Hotel Sheraton, Kamis sore.

Namun demikian, Nanang tak bisa mengatakan bahwa ketidakhadiran para paslon peserta pilkada membuktikan komitmen yang rendah terhadap keterbukaan informasi pilkada. Ia memaklumi kemungkinan mereka tak hadir karena ada kesibukan atau benturan dengan jadwal lain.

“Tapi kalau misalnya paslon datang, ini bisa menjadi bagian dari proses sosialisasi mereka. KI telah memfasilitasi paslon tampil di depan publik. Jadi sayang sekali dilewatkan,” sambungnya.

Ketua KI Lampung Dery Hendrian mengatakan, pihaknya memaklumi ketidakhadiran empat paslon peserta pilgub serta beberapa peserta pilkada kabupaten Tanggamus dan Lampung Utara. Apalagi, saat ini sedang dalam masa kampanye untuk pemenangan masing-masing.

Akan tetapi, menurut Dery, tidak kalah penting para paslon maupun para pemimpin parpol untuk hadir pada acara tersebut. “Deklarasi ini untuk menunjukkan komitmen mereka kepada masyarakat Lampung bahwa sebagai calon pemimpin, calon legislatif, maupun pemimpin parpol untuk tidak lagi bersikap tertutup,” kata Dery.

Ketidakhadiran mereka dalam Deklarasi Komitmen Keterbukaan Informasi ini akan menjadi penilaian tersendiri bagi publik. Pasalnya, berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008, setiap badan publik, termasuk orang-orang yang berkaitan dengan badan publik, wajib memberikan akses informasi seluasnya kepada masyarakat.

“Karena mereka wajib dan harus dipaksa untuk terbuka. Tidak lagi tertutup. Selama ini banyak lorong-lorong dan ruang gelap yang harus kita hapus,” katanya.

Baca Deklarasi Komitmen Keterbukaan Informasi Pilkada, 4 Paslon Pilgub Lampung Diwakili LO

Pada 27 Juni 2018, pemilihan kepala daerah (pilkada) di Lampung akan berlangsung di tingkat provinsi (pemilihan gubernur-wakil gubernur/pilgub), serta Kabupaten Lampung Utara dan Kabupaten Tanggamus.

Dalam cara deklarasi, selain LO paslon peserta pilgub, hadir pula sejumlah calon bupati dan wakil bupati Lampung Utara dan Tanggamus. Kemudian, para ketua partai politik peserta pemilu, Ombudsman RI Perwakilan Lampung, Peradi Lampung, Komisi Informasi, Ketua Bawaslu Lampung, Ketua KPU Lampung, dan lain-lain.

Mereka bersama-sama turut menandatangani Komitmen Keterbukaan Informasi Pilkada Serentak yang digagas KI Lampung.

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Riset, Mahasiswa UBL Tanya Sikap PKS Soal Pejabat Publik Korupsi

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebanyak 10 mahasiswa FISIP Universitas Bandar Lampung (UBL) mewawancarai pengurus DPW …