Diskusi Film Aisyah, Anak Lampung Diharapkan Terinspirasi Gali Potensi Daerah


M Sanggupri Bochari, Kepala Bidang Apresiasi dan Tenaga Perfilman Pusat Pengembangan Perfilman Kemendikbud, menghadiri diskusi Film “Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara” di Teater Terbuka Taman Budaya Lampung, Jumat malam tadi, 9/3/2018. | ist

 

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pusat Pengembangan Perfilman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengadakan diskusi film berjudul “Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara”. Kegiatan dalam rangka perayaan Hari Film Nasional itu berlangsung di Teater Terbuka Taman Budaya Lampung, Kota Bandar Lampung, malam tadi.

Film itu mengangkat kisah nyata seorang wanita muslim yang menjadi guru di sebuah desa terpencil. Ia mencoba memberi pengetahuan baru dalam dunia pendidikan. Film “Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara” mengambil lokasi syuting di Atambua, Nusa Tenggara Timur. Tokoh utamanya dibintangi Laudya Cynthia Bella. Kemudian, dibantu Lidya Kandau, Arie Kriting, dan Ge Pamungkas.

Menurut Kepala Taman Budaya Provinsi Lampung Suslina Sari, film Aisyah bisa memacu anak-anak Lampung berkarya menunjukkan kebudayaan, kearifan sosial, pariwisata, dan pendidikan di Bumi Ruwai Jurai. “Kami juga berharap, anak-anak di Lampung bisa terinspirasi dalam menggali potensi daerahnya dan berani membuat sebuah film,” kata dia dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co, Sabtu, 10/3/2018.

Sementara itu, M Sanggupri Bochari, Kepala Bidang Apresiasi dan Tenaga Perfilman Pusat Pengembangan Perfilman Kemendikbud, mengatakan, selain hiburan, film juga sebagai media untuk pendidikan yang memberikan dampak positif. Kemudian, berfungsi dalam perkembangan budaya, sosial, dan politik. “Melalui film juga bisa memberikan pengetahuan dan pencerahan baru bagi penikmatnya,” ujar Sanggupri.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

PT BBJ Salurkan 10 Ton Beras untuk Penanggulangan Covid-19 Lamsel

KALIANDA, duajurai.co – Kepedulian pelaku usaha di Kabupaten Lampung Selatan dalam menghadapi pandemi Covid-19 kian …