RSUDAM Lampung di Tepi Kaliawi Sejak Zaman Belanda, Ini Penjelasannya


RSUDAM Lampung | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Rumah Sakit Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung berdiri di tepi Sungai Kaliawi sejak 1928 silam. Sehingga, pihak RSUDAM tak mengetahui pasti alasan lokasi bangunan di tepi kali.

“RSUDAM Lampung ini berdiri sejak zaman Belanda, bahkan sebelum Indonesia merdeka. Letaknya juga sudah di sinilah. Saat itu juga kalinya masih kecil. Sekarang setelah ada pertumbuhan penduduk yang ramai akhirnya kali diperbesar. Kalau alasannya, saya juga gak tahu kenapa bisa dipinggir kali,” kata Humas RSUDAM Lampung Ahmad Sapri saat dihubungi di Bandar Lampung, Kamis, 16/3/2017.

Dia mengatakan, sejatinya, tidak ada regulasi khusus atau aturan yang mewajibkan bangunan gedung rumah sakit mesti di tepi sungai. Namun, terdapat aturan mengenai pengelolaan limbah rumah sakit. “Bangunan RSUDAM ini hanya meneruskan saja peninggalan zaman Belanda. Lagipula bangunan bagian depan saja yang dekat kali. Bagian belakang tidak, malah berbatasan dengan rumah warga,” ujarnya.

Terkait sanitasi, menurut Ahmad, RSUDAM Lampung telah memiliki Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). Lokasinya terletak di dekat Gedung Paviliun C Rumah Sakit milik Pemerintah Provinsi Lampung itu. Sehingga, limbah yang mengalir ke Sungai Kaliawi dianggap aman. “Kami menjaga agar tidak ada pencemaran lingkungan. Kami tidak membuang limbah langsung ke kali, tapi masuk ke pengolahan limbah terlebih dahulu. Hasil pengolahan itu bahkan bisa diminum airnya karena saking bersihnya,” kata dia.(*)

Baca juga Soal Rumah Sakit di Tepi Kali, Ahli Sanitasi Nyoman Suartana: Limbah Jangan Langsung Dibuang ke Sungai

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

PT BBJ Salurkan 10 Ton Beras untuk Penanggulangan Covid-19 Lamsel

KALIANDA, duajurai.co – Kepedulian pelaku usaha di Kabupaten Lampung Selatan dalam menghadapi pandemi Covid-19 kian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *