SURVEI: Jika Hari Ini Pilgub, Ridho Ficardo Pilihan Kedua Pemuda Etnis Lampung, Siapa Nomor Satu?


GUBERNUR Lampung M Ridho Ficardo saat memberikan sambutan pada pengukuhan DPW Perhiptani Lampung di halaman GSG Polinela, Rabu, 12/10/2016. | Yopie Pangkey/Tim Media M Ridho
GUBERNUR Lampung M Ridho Ficardo saat memberikan sambutan pada pengukuhan DPW Perhiptani Lampung di halaman GSG Polinela, Rabu, 12/10/2016. | Yopie Pangkey/Tim Media M Ridho Ficardo

Bandar Lampung – Gubernur M Ridho Ficardo tampaknya perlu bekerja lebih keras untuk merebut hati rakyat, terutama pemuda etnis Lampung, jika ingin kembali mencalonkan diri sebagai orang nomor satu Bumi Ruwa Jurai pada pemilihan kepala daerah (pilkada) mendatang. Merujuk hasil survei terkini dua dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung, jika pilkada digelar saat ini maka gubernur kelahiran 1980 tersebut hanya akan menempati posisi kedua dari suara pemilih kalangan pemuda etnis Lampung.

Siapa di peringkat pertama? Survei Syafaruddin dan Darmawan Purba menunjukkan, jika hari ini pilkada gubernur-wakil gubernur (pilgub) Lampung berlangsung maka yang bakal meraih suara terbanyak pemilih pemuda beretnis Lampung adalah Herman Hasanusi, wali kota Bandar Lampung saat ini.

Herman tak lain merupakan pesaing terberat pasangan Ridho dan Bachtiar Basri pada Pilgub 2014. Kala itu, Herman berpasangan dengan Zainuddin Hasan yang kini menjabat Bupati Lampung Selatan.

“Kami mengajukan pertanyaan terbuka kepada responden yakni, ‘Apabila hari ini ada pemilihan gubernur lampung, maka siapa calon gubernur yang akan anda pilih, boleh sipil, boleh militer, boleh perempuan, boleh pria?’ Hasilnya, Herman HN meraih suara terbanyak dengan 27,5%, sementara Ridho Ficardo meraih 25,83% suara,” beber Syafaruddin kepada duajurai.com, Senin, 14/11/2016.

Ia menjelaskan, penelitian bertajuk “Analisis Orientasi, Sikap, Pilihan, dan Budaya Politik Pemuda-Pemudi Etnis Lampung Era Kontemporer” tersebut berlangsung pada 20-27 Oktober 2016. Syafaruddin dan Darmawan menggunakan metode deskriptif dengan perpaduan kuantitatif dan kualitatif, di mana pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka.

Dengan metode purposive sampling, responden berjumlah 120 orang di mana salah satu dan/atau kedua orangtuanya beretnis Lampung. Responden berusia 17-30 tahun, kuliah di jurusan sosial atau eksakta, serta berasal dari kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Menurut Syafaruddin, penelitian ini bertujuan mengetahui orientasi, sikap, dan pilihan, serta budaya politik pemuda etnis Lampung pada era kontemporer terutama dalam kurun survey.

“Selain itu untuk menguji anggapan lama yang berkembang bahwa etnis Lampung cenderung patrilineal atau matrilineal secara budaya dan politik, serta mencari dan menyusun jawaban terkait penyebab perubahan kultur politik yang terjadi,” sambung mantan kepala Litbang Surat Kabar Mahasiswa Teknokra unila ini.(*)

duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Riset, Mahasiswa UBL Tanya Sikap PKS Soal Pejabat Publik Korupsi

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebanyak 10 mahasiswa FISIP Universitas Bandar Lampung (UBL) mewawancarai pengurus DPW …

Satu komentar

  1. Itu kan hanya survei di bandar lampung dan sekitarnya, namun jika mensurvei di kabupaten-kabupaten dilampung lain nya belum tentu akan sama dgn disana.
    Jadi kesimpulan nya, survei sprti itu tak bisa dijadikan acuan karena hnya brsifat sebagian bukan menyeluruh.
    Trima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *