17 Nama Tokoh Pilihan Pemuda Etnis Lampung dalam Survei Syafaruddin-Darmawan


WALI Kota Bandar Lampung Herman HN diwawancarai wartawan usai meresmikan kantor baru Bank Pasar Bandar Lampung, Sabtu siang, 1/10/2016. Dalam wawancara tersebut, Herman mengatakan bahwa pihaknya akan membuka kantor cabang Bank Pasar Bandar Lampung di daerah lain, seperti Kabupaten Pesawaran dan Kabupaten Lampung Tengah. | Imelda Astari/duajurai.com
WALI Kota Bandar Lampung Herman HN diwawancarai wartawan seusai meresmikan kantor baru Bank Pasar Bandar Lampung, Sabtu siang, 1/10/2016. Dalam survei yang dilakukan dosen FISIP Unila Syafaruddin dan Darmawan Purba, Herman paling banyak dapat suara pemilih pemuda etnis Lampung | Imelda Astari/duajurai.com

Bandar Lampung – Belasan nama tokoh muncul dari hasil survei “Analisis Orientasi, Sikap, Pilihan, dan Budaya Politik Pemuda-Pemudi Etnis Lampung Era Kontemporer” yang ditaja dua dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung, Syafaruddin dan Darmawan Purba. Nama-nama tersebut diungkapkan responden saat diajukan pertanyaan terbuka, apabila hari ini ada pemilihan gubernur Lampung, maka siapa calon gubernur yang akan anda pilih? Boleh sipil, boleh militer, boleh perempuan, boleh pria.

Dari 17 nama yang muncul, tujuh di antaranya merupakan kepala daerah di Lampung. Mereka ialah Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, Wali Kota Bandar Lampung Herman Hasanusi, Bupati Lampung Tengah Mustafa, Bupati Lampung Barat Mukhlis Basri, Bupati Lampung Timur Chusnunia, Bupati Tulangbawang Barat Umar Ahmad, dan Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara.

Baca SURVEI: Jika Hari Ini Pilgub, Ridho Ficardo Pilihan Kedua Pemuda Etnis Lampung, Siapa Nomor Satu?

Muncul pula nama tokoh militer/polisi yakni Ryamizard Ryacudu, Menteri Pertahanan dan mantan KSAD; Edwarsyah Pernong, mantan Kapolda Lampung dan Raja Kepaksian Pernong; Amalsyah Tarmizi, mantan Danrem  043 Garuda Hitam; serta Krishna Murti, polisi ngetop, mantan Wakapolda Lampung. Kecuali Krishna, tokoh-tokoh tersebut berasal dari Lampung.

Selanjutnya ada dua nama kandidat gubernur pada Pilgub 2014 yakni Berlian Tihang (eks Sekretaris Provinsi Lampung) dan M Alzier Dianis (eks Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Lampung0, serta Eva Dwiana, anggota DPRD Lampung yang juga istri Wali Kota Bandar Lampung Herman HN.

Yang tak kalah menarik adalah munculnya tiga nama kepala daerah di luar Lampung yang memang sedang menjadi perbincangan secara nasional. Ketiganya ialah Tri Rismaharini (Wali Kota Surabaya), Ridwan Kamil (Wali Kota Bandung), dan Basuki Thahaja Purnama alias Ahok (Gubernur DKI Jakarta).

Baca SURVEI PILGUB: Ahok, Ridwan Kamil dan Risma Masuk 10 Besar Pilihan Pemuda Etnis Lampung

Berikut Grafik lengkap17 nama yang muncul dalam survei. TT/TJ/R berarti tidak tahu, tidak jawab dan rahasia.

GRAFIK survei “Analisis Orientasi, Sikap, Pilihan, dan Budaya Politik Pemuda-Pemudi Etnis Lampung Era Kontemporer” khusus soal tokoh pilihan untuk Pilgub Lampung | ist
GRAFIK survei “Analisis Orientasi, Sikap, Pilihan, dan Budaya Politik Pemuda-Pemudi Etnis Lampung Era Kontemporer” untuk pertanyaan: Apabila hari ini ada pemilihan gubernur Lampung, maka siapa calon gubernur yang akan anda pilih? Boleh sipil, boleh militer, boleh perempuan, boleh pria | ist

Syafaruddin menjelaskan, nama-nama yang muncul merupakan top of mind atau apa yang diucapkan responden, buah ingatan dan pilihannya. Kalau tidak muncul dalam ingatan-pikiran dan pilihan responden yang berasal dari kalangan pemuda-pemudi etnis Lampung, berarti levelnya belum dikenal. Secara perilaku pemilih ada empat level yakni dikenal, disukai, didukung, dan dipilih.

“Akan tetapi yang namanya tidak masuk jangan kecil hati. Profil responden ini tidak utuh mewakili populasi pemuda-pemudi etnis Lampung, dan tidak utuh mewakili pemuda Lampung yang notabene terdiri dari beragam etnis,” terang Koordinator Bizcom FISIP Research and Consulting ini kepada duajurai.com, Senin, 14/11/2016.

Survei berlangsung pada 20-27 Oktober. Syafaruddin dan Darmawan menggunakan metode deskriptif dengan perpaduan kuantitatif dan kualitatif, di mana pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka.

Dengan metode purposive sampling, responden berjumlah 120 orang di mana salah satu dan/atau kedua orangtuanya beretnis Lampung. Responden berusia 17-30 tahun, kuliah di jurusan sosial atau eksakta, serta berasal dari kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Menurut Syafaruddin, penelitian ini bertujuan mengetahui orientasi, sikap, dan pilihan, serta budaya politik pemuda etnis Lampung pada era kontemporer terutama dalam kurun survey.

“Selain itu untuk menguji anggapan lama yang berkembang bahwa etnis Lampung cenderung patrilineal atau matrilineal secara budaya dan politik, serta mencari dan menyusun jawaban terkait penyebab perubahan kultur politik yang terjadi,” sambung mantan kepala Litbang Surat Kabar Mahasiswa Teknokra unila ini.(*)

duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Riset, Mahasiswa UBL Tanya Sikap PKS Soal Pejabat Publik Korupsi

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebanyak 10 mahasiswa FISIP Universitas Bandar Lampung (UBL) mewawancarai pengurus DPW …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *