Ini Harapan Aprilani Yustin Ficardo untuk Lampung Jazz Festival 2016


ROADSHOW Lampung Jazz Festival perdana di lantai 2 Mal Kartini Bandar Lampung, Jumat, 14/10/2016. | Imelda Astari/duajurai.com
ROADSHOW Lampung Jazz Festival di lantai 2 Mal Kartini Bandar Lampung, Jumat, 14/10/2016. | Imelda Astari/duajurai.com

BANDAR LAMPUNG – Ketua Umum Dewan Kesenian Lampung (DKL) Aprilani Yustin Ficardo berharap gelaran Lampung Jazz Festival (LJF) bisa menjadi ajang untuk memperkenalkan Lampung sebagai destinasi pariwisata. LJF 2 yang merupakan hajat akbar para pecinta musik jazz di Bumi Ruwa Jurai akan dihelat di Lapangan Korpri, Kompleks Gubernuran, Bandar Lampung, 11–12 November 2016.

“Kita berharap Lampung Jazz Festival ke depan bisa menjadi salah satu ikon untuk memperkenalkan Lampung sebagai destinasi pariwisata,” ujar Yustin Ficardo saat menerima audiensi panitia LJF 2, Rabu, 9/11/2016 seperti dituangkan dalam rilis yang diterima duajurai.com.

Didampingi Ketua Harian DKL Heri Suliyanto, istri Gubernur Lampung M Ridho Ficardo juga berharap gelaran LJF 2 bisa menghibur masyarakat Lampung.

LJF-2 yang merupakan pesta musik terbesar di Provinsi Lampung tahun 2016 diusung Dewan Kesenian Lampung berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Lampung dan Lampung Jazz Community. Ajang ini bakal menampilkan sederetan musisi jazz ternama di Tanah Air dan Lampung.

Di antaranya diva jazz Syaharani bersama Komodo, Harry Toledo, Yohanes Gondo, N.E.W.B, Ettawa Jazz Club (Jogjakarta), AbsurdNation (Semarang), C&F (Kalimanta Barat), dan Harmoni feat Inka. Ada pula Grupie, Rhytmen Pertiwi, GRSB, Bobby Blues, Purwacaraka Band, Mas Bagas & Friends, Risky Project, Restu & Friends, KM 11 feat Robby “Fungky Kopral” dan NeNeMo, serta Alfatah Band dan MLD Jazz Project.

Baca Dua Hari Lagi Pesta Akbar Lampung Jazz Festival 2016 Digelar di Lapangan Korpri

Sebelumnya untuk menyongsong acara ini, Komite Musik DKL dan Lampung Jazz Community menggelar road show ke berbagai ruang publik di Bandar Lampung yakni Mal Kartini, KFC Kedaton, Simpur Center, Tugu Adipura, dan halaman DKL di PKOR Way Halim.

Menurut Ketua Komite Musik DKL Naning Widayati, selain menghibur, road show juga mengajak dan mengedukasi masyarakat Lampung utuk mengapresiasi musik jazz. “Road show juga memberi ruang kepada grup-grup jazz di Lampung untuk tampil ber-jam session dan berekspresi,” paparnya.(*)

duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

Hotel Pertama di Lampung, Radisson Luncurkan Paket Menu Afternoon Tea

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Hotel Radisson Lampung meluncurkan paket menu afternoon tea. Radisson merupakan hotel pertama di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *