Cairkan APBD, Oknum PNS Lampung Minta Pemilik Fotokopi Teken SPJ


Ilustrasi PNS | ist
Ilustrasi PNS | ist

Duajurai.com, Bandar Lampung – Pegawai negeri sipil (PNS) di Lampung memiliki berbagai perilaku. Selain minta nota kosong dan menggelembungkan uang belanja, aparatur pemerintah itu juga meminta pengusaha fotokopi menandatangani surat pertanggungjawaban (SPJ).

“Waktu pertama kali buka usaha fotokopi, ada seorang perempuan berpakaian PNS minta saya mengecap dan meneken SPJ. Katanya, untuk mencairkan dana APBD, ada yang Rp300 ribu dan Rp400 ribu,” kata Re, pemilik usaha fotokopi di kawasan Telukbetung, Bandar Lampung, Rabu, 6/4/2016.

Kemudian, lanjut dia, oknum PNS itu datang lagi pada 2015. Dia membeli tiga materai dan kembali memintanya mengecap dan meneken SPJ sebesar Rp700 ribu. “Saya bilang tidak berani, nanti diminta bertanggung jawab. Eh perempuan itu malah marah-marah,” ujarnya.

Tak hanya itu, Re juga pernah diminta oknum PNS lain melakukan hal serupa. Bahkan, nilai dalam SPJ relatif besar, yaitu Rp4 juta. “Katanya, dia disuruh atasan. Dia bilang, saya nanti bakal dikasih uang. Tapi, saya tetap tidak mau karena tak masuk akal,” kata dia.(*)

Baca juga Selain Minta Nota Kosong, PNS Lampung Diduga Mark Up Uang Belanja

Laporan M Davit Saputra, wartawan duajurai.com, Portal Berita Lampung Terkini Terpercaya


Komentar

Komentar

Check Also

PT BBJ Salurkan 10 Ton Beras untuk Penanggulangan Covid-19 Lamsel

KALIANDA, duajurai.co – Kepedulian pelaku usaha di Kabupaten Lampung Selatan dalam menghadapi pandemi Covid-19 kian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *