Arsip Tag: Syafarudin

DIALOG IMAJINER DENGAN SOEKARNO-HATTA (11): Indonesia Berduka, Riau Berasap, dan Dilema Lembaga Sampiran Negara

Oleh SYAFARUDIN RAHMAN | Peneliti Labpolotda dan Dosen Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Lampung SEUSAI ashar Jumat itu, kami bertiga (Syafarudin, Bung Karno, dan Bung Hatta), bergegas meninggalkan Masjid Attarbiyah dan menuju ruang dialog imajiner. Kami duduk di sofa panjang menunggu pemuda berambut gondrong yang biasa menyampaikan kabar terkini. Syukurlah, mahasiswa …

Lanjut Baca »

DIALOG IMAJINER DENGAN SOEKARNO-HATTA (10): Disertasi Kontroversi, Hikmah Hijriah, dan Kesetiaan Hatta

Oleh SYAFARUDIN RAHMAN | Peneliti Labpolotda dan Dosen Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Lampung SEUSAI berjamaah subuh itu, kami bertiga (Syafarudin, Bung Karno, dan Bung Hatta), sepakat melanjutkan dialog di teras samping masjid komplek Istana Kepresidenan Yogyakarta. Suasana lengang karena jemaah sudah bubar, pulang ke rumah masing-masing. Angin musim kemarau berembus …

Lanjut Baca »

DIALOG IMAJINER DENGAN SOEKARNO-HATTA (3): Silaturahmi Usai Pilpres 2019

Oleh SYAFARUDIN RAHMAN | Peneliti Labpolotda dan Dosen Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Lampung SEUSAI salat subuh di masjid, saya menyusuri jalan setapak menuju sebuah tenda tempat kami berjanji untuk bertemu kembali. Tenda itu berdiri sendirian di sebuah lapangan rumput nan luas. Ukurannya cukup besar, berwarna putih mewah diterpa tempias lampu …

Lanjut Baca »

OPINI SYAFARUDIN RAHMAN: Milad Arinal-Jokowi dan Etika Pejabat Beriklan

SYAFARUDIN RAHMAN MA | Peneliti Labpolotda dan Dosen Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Lampung GUBERNUR Lampung Arinal Djunaidi dan Presiden Jokowi sama-sama lahir pada bulan Juni. Mereka cuma beda tanggal dan tahun. Arinal lahir 17 juni 1956, sedangkan Jokowi lahir 21 juni 1961. Sebagai pejabat publik dan pemimpin aparatur pemerintahan mungkin …

Lanjut Baca »

OPINI SYAFARUDIN: Korupsi di Lampung, Diberantas, Dibutuhkan dan Dipelihara?

SYAFARUDIN | Pengajar dan Peneliti Laboratorium Polotda FISIP Universitas Lampung KORUPSI kok kian merajalela? Demikian pertanyaan jurnalis senior Lampung Bambang Eka Wijaya (BEW) sejak delapan tahun lalu (Buras, Lampung Post, 30 April 2010). ”Itu mungkin terjadi karena memberantas korupsi tak diikuti tindakan sebanding dalam menciptakan iklim mencegah korupsi,” jawab BEW …

Lanjut Baca »