Arsip Tag: Politik Uang

Bukber, Cawagub Lampung Sutono: Ramadan Jangan Dikotori Politik Uang

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Calon wakil Gubernur (cawagub) Lampung Sutono buka puasa bersama (bukber) relawan Herman HN-Sutono di Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Sebelum berbuka puasa, mantan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Lampung itu menyempatkan diri untuk berdialog. Dalam dialog, Sutono menegaskan kembali komitmennya antipolitik uang dan bagi-bagi sembako. “Bulan Ramadan itu bulannya …

Lanjut Baca »

Kampanye di Kaliawi, Herman HN: Masa Suara Rakyat Dihargai Rp100 Ribu?

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Calon Gubernur (Cagub) Lampung Herman HN mengajak masyarakat untuk memerangi politik uang dan pembagian sembako. Ajakan tersebut disampaikannya saat kampanye di Kaliawi Persada, Tanjungkarang Pusat, Kota Bandar Lampung, Jumat, 11/5/2018. “Yang benar saja, suara rakyat hanya dihargai Rp100 ribu. Program sekolah gratis, berobat gratis, dan jalan …

Lanjut Baca »

Masyarakat Lampung Diimbau Hindari Politik Uang Jelang Ramadan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Lampung Didik Suprayitno mengimbau masyarakat untuk menghindari politik uang, terutama menjelang Bulan Ramadan. Hal tersebut disampaikannya saat “Coffee Morning Dinamika Politik” di Mapolda Lampung, Selasa, 8/5/2018. “Kami mengimbau masyarakat Lampung dapat menjadi pemilih cerdas untuk menghindari politik uang, terutama menjelang Ramadan, yang …

Lanjut Baca »

Pilgub Lampung, Herman HN Minta Polisi Tindak Pembagian Sembako  

  BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Calon Gubernur (Cagub) Lampung nomor urut dua Herman HN menyatakan, praktik bagi-bagi uang dan sembako dalam pilkada merupakan bentuk kecurangan. Untuk itu, dia meminta pihak kepolisian menindak pembagian uang dan sembako. Hal tersebut disampaikan Herman saat Obrolan Santai Paslon Gubernur-Wakil Gubernur dengan Masyarakat dan Kapolda …

Lanjut Baca »

Survei Pilkada Tanggamus, Rakata: 31,50% Responden Anggap Wajar Politik Uang

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Rakata Institute melakukan survei menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tanggamus. Hasilnya, sebanyak 31,50% responden menganggap wajar politik uang dalam pilkada. “Angka ini memang masih relatif kecil karena di bawah 50%,” kata Busro, peneliti Rakata Institute Korwil Tanggamus, saat konferensi pers di El’s Coffee Lampung Walk, Bandar Lampung, Selasa, …

Lanjut Baca »

Deklarasi, Herman-Sutono Kembali Tegaskan Antipolitik Uang-Bagi Sembako

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pasangan calon gubernur-wakil gubernur Lampung Herman HN-Sutono kembali menegaskan sikapnya untuk tidak menggunakan politik uang dan bagi-bagi sembako. Komitmen itu disampaikan mereka saat Deklarasi Pilkada Damai di Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Way Halim, Bandar Lampung, kemarin. Herman mengatakan, pihaknya tidak akan bagi-bagi uang dan sembako dalam …

Lanjut Baca »

Pjs Gubernur Lampung: Politik Uang Sulit Dihindari dalam Pilkada

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Lampung Didik Suprayitno menyatakan, faktor yang sulit dihindari dalam pilkada adalah politik uang. Hal itu disampaikannya saat Deklarasi Kampanye Damai Menuju Pilgub Lampung di Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Way Halim, Bandar Lampung, kemarin. “Politik uang sangat merendahkan martabat. Saat ini, masih banyak masyarakat …

Lanjut Baca »

Pilgub Lampung, Herman HN Setuju Polda Tangkap Pelaku Politik Uang

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kapolda Lampung Inspektur Jenderal Suntana meminta seluruh peserta pilgub berserta partai pendukung dan tim sukses untuk menjauhi politik uang dan isu Sara dalam kampanye. Hal tersebut disampaikan Suntana saat Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang dan Politik Sara di Lapangan Saburai, Enggal, Bandar Lampung, beberapa waktu …

Lanjut Baca »

Survei Kuadran: 44,50% Responden Anggap Wajar Pilih Gubernur karena Uang

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Masyarakat Lampung masih banyak berpikir pragmatis dalam pemilihan kepala daerah. Berdasar survei Kuadran, sebanyak 44,50% responden menganggap wajar apabila seseorang memilih gubernur karena pemberian uang. “Sekitar 42,50% menganggap tidak wajar, dan sebanyak 13% responden tidak menjawab pertanyaan,” kata Didi Wahyudi, Direktur Lembaga Survei Kuadran, saat merilis hasil survei …

Lanjut Baca »