Puasa Sang Duafa

PUASA SANG DUAFA: Kisah Subarso, Tunanetra Pedagang Keripik yang Kerap Ditipu Pembeli

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Suasana Jalan Griya Fantasi, Wah Halim, Bandar Lampung, tampak sepi pada Jumat siang,  8/6/2018. Di salah satu sudut jalan, seorang pria paruh baya sedang duduk tertunduk. Di sebelahnya ada dua toples besar bersisi keripik singkong dan kelanting. Pria bernama Subarso (50) itu, tampak memegang tongkat di tangan kirinya. Ia juga …

Lanjut Baca »

PUASA SANG DUAFA: Kakek Joni, Pemulung yang Hidup Sendiri

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Arus kendaraan di Jalan Sultan Agung, Way Halim, Bandar Lampung, tampak ramai menjelang buka puasa, Kamis, 7/6/2018. Seorang lelaki tua melintas dengan menarik gerobak. Ia pakai topi. Mengenakan kaus berkerah, Joni (79) berjalan kaki mencari rongsokan. Duda empat anak itu bertahan hidup sebagai pemulung. Nantinya, barang …

Lanjut Baca »

PUASA SANG DUAFA: Ketegaran Kartini, Janda Tiga Anak yang Mengais Rezeki dari Rongsokan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Panasnya sinar matahari tak mengendurkan tekad Kartini (45), janda tiga anak, mengais rezeki demi memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Minggu siang, 3/5/2018, ia tampak menyusuri jalan seorang diri. Sesekali ia menyeka keringat di pelipisnya. Langkah demi langkah dia lalui sembari menarik gerobak besar, mencari barang bekas yang dapat dijual …

Lanjut Baca »

PUASA SANG DUAFA: Penghasilan Rp10 Ribu, Kakek Ahsan Ingin Obati Istri

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Siang itu, sinar mentari terasa membakar kulit. Seorang lelaki tua menarik gerobak di Jalan Pahlawan, Kelurahan Surabaya, Kedaton, Kota Bandar Lampung, Kamis, 31/5/2018. Bajunya tampak kumal. Kumis tipis menghiasi bibirnya. Ia memakai topi tentara. Ahsan Sartawi (86), nama pria tersebut. Warga Jagabaya itu seorang pemulung. “Saya berangkat kerja dari …

Lanjut Baca »

PUASA SANG DUAFA: Tanpa Sandal, Salman Jalan Kaki Jual Degan

 BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Cuaca terik tak mengendurkan semangat Salman (60) untuk bekerja. Di bawah sinar mentari yang terasa panas, ia bertahan hidup dengan menjajakan degan. Bahkan, Salman jalan kaki menawarkan kelapa muda itu tanpa sandal. “Sebenarnya, ada sandal, tapi kan jalan (aspal) tidak begitu panas. Jadi, bapak tidak …

Lanjut Baca »