Jangan Kasih Kendor, Covid Semakin Dekat


Oleh Juwendra Asdiansyah | wartawan duajurai.co

BEBERAPA bulan lalu, kita tidak mengenal para “korban” Covid 19. Kita bahkan merasa virus ini masih “jauh”.

Kini, pelan-pelan, semakin banyak dari mereka yang positif, kita kenal. Mereka adalah teman kerja atau teman kantor kita, teman sekolah atau teman kuliah kita, teman organisasi kita, guru atau dosen kita, kiai kita, tetangga kita, saudara kita.

Sahabat…sadarlah Covid 19 sudah semakin dekat, sangat dekat.

Tetap dan selalu waspada. Jangan kendor. Selalu pakai masker, jangan turunkan maskermu, terutama:
  • saat keluar rumah, sekalipun dekat, sekalipun ke warung, sekalipun ke masjid/musala.
  • saat ngobrol, meskipun dengan kawan dekat, dengan saudara.
  • saat menerima tamu, di rumah sekalipun.

Hindari kerumunan. Hindari kumpul-kumpul/bertemu banyak orang kecuali sangat penting (bekerja, mencari nafkah misalnya).

Hindari acara makan bersama teman, kolega, maupun keluarga (yang tidak serumah). Saat makan, masker dilepas, saat itu lah virus berpotensi menyebar.

Jika ingin makanan dari luar, beli, makan di rumah.

Jangan atau tunda membuat acara/kegiatan yang mengumpulkan orang, kecuali sangat penting. Tidak ada acara seharga kesehatan dan nyawa.

Sering cuci tangan memakai sabun, terutama saat mau makan, saat di luar rumah, atau saat mau masuk ke rumah.

Jika harus bertemu orang, upayakan di luar ruangan/ruang terbuka. Ruang tertutup, ruang ber-AC, itu semua tempat berisiko tinggi penularan virus.

Korban semakin banyak. Patuhi protokol kesehatan. Jaga kesehatan. Selamatkan dirimu. Selamatkan keluargamu. Sesal kemudian tiada berguna.

Jika ada yang positif Covid beri semangat. Doakan agar segera sembuh. Setidaknya, jangan tertawakan, siapa pun dia, musuhmu sekalipun. Tidak ada orang yang mau terinfeksi virus. Covid 19 bisa menulari siapa saja. Termasuk dirimu.

Tetap semangat. Banyak bersyukur. Banyak berdoa. Semoga kita semua sehat.

Kota Baru, 2 Desember 2020

Komentar

Komentar

Check Also

Opini Andi Desfiandi: “Bom Waktu” Jiwasraya

Dr Andi Desfiandi SE MA | Ketua Bidang Ekonomi Bravo Lima KASUS Jiwasraya kembali menjadi …