MUI Lampung: PDP Covid-19 Haram Salat Jumat


GRAFIS joe chaniago/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung mengeluarkan maklumat tentang penyelenggaraan ibadah dalam situasi wabah Covid-19. Di antara poinnya, pasien dalam pengawasan (PDP) haram menghadiri salat Jumat. Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) tidak wajib dan dianjurkan tidak menghadiri salat Jumat.

Maklumat dengan nomor B-012/DP.P-IX/III/2020, tertanggal 26 Maret 2020 tersebut, ditandatangani Ketua Umum MUI Provinsi Lampung Dr KH Khairuddin Tahmid MH dan Sekretaris Umum Dr KH Basyaruddin Maisir AM.

Berikut isi lengkap maklumat yang diterima duajurai.co dari KH Khairuddin Tahmid via pesan WhatsApp, Kamis, 26/3/2020.
***
Mencermati kondisi aktual saat ini terkait penyebaran COVID-19 (Corona Virus Desease 2019), MUI telah mengeluarkan Fatwa nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Terjadi Wabah Covid-19 maka Dewan Pimpinan MUI Provinsi Lampung dengan ini menyampaikan maklumat sebagai berikut:

A. Tentang Penyelenggaraan Saalat Jumat ( Iqomah al-Jumu’ah )
1. Kabupaten/kota atau daerah dalam wilayahnya seperti kelurahan, pekon, desak Kampung atau lingkungan yang masih dinyatakan aman/bukan zona merah dari penyebaran virus corona oleh pemerintah setempat, maka tetap menyelenggarakan shlat Jumat disertai upaya-upaya pencegahan sesuai ketentuan atau protokol yang ditetapkan pemerintah.
2. Kabupaten/kota atau daerah dalam wilayahnya seperti kelurahan, pekon, desa, kampong atau lingkungan yang telah dinyatakan masuk zona merah penyebaran virus corona oleh pemerintah setempat sehingga terjadi kekhawatiran masyarakat akan penyebaran virus tersebut, maka tidak boleh menyelenggarakan shlat Jumat sampai dinyatakan aman.

B. Tentang Menghadiri Salat Jum’at (hudlur al-Jumu’ah)
1. Orang sehat atau orang tanpa gejala (OTG) wajib menghadiri salat Jumat.
2. Orang dalam pemantauan (ODP) tidak wajib dan dianjurkan tidak menghadiri salat Jumat.
3. Pasien dalam pengawasan (PDP) haram menghadiri salat Jumat.
4. Orang yang positif terpapar virus corona haram menghadiri salat Jumat.
5. Orang yang tidak diwajibkan salat Jumat tetap wajib melaksanakan salat dzuhur di rumah masing-masing.

C. Saran dan Ajakan
1. Takmir masjid melibatkan ulama, tokoh dan pemerintah setempat dalam penyelenggaraan salat Jumat.
2. Takmir masjid melakukan usaha dengan sungguh-sungguh untuk mengikuti ketentuan atau protokol pencegahan virus corona yang ditetapkan pemerintah.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Pastikan Kualitas Infrastruktur, Nunik Tinjau Pembangunan Jalan Kota Gajah-Simpang Randu

KOTA GAJAH, duajurai.co – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim meninjau pembangunan jalan ruas Kota Gajah-Simpang …