Sepanjang 2019, Angka Kriminalitas di Bandar Lampung Naik 7,5%


POLRESTA Bandar Lampung memperlihatkan barang bukti berbagai kasus sepanjang 2019, Sabtu, 28/12/2019. Selama tahun ini, angka kriminalitas di Kota Tapis Berseri sebanyak 2.035 kasus, naik 7,5% dibandingkan 2018. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Angka kriminalitas di Kota Bandar Lampung naik sekitar 7,5% sepanjang 2019. Adapun kasus terbanyak, yakni pencurian dengan pemberatan (curat).

Kapolresta Bandar Lampung Ajun Komisaris Besar Yan Budi Jaya menjelaskan, selama 2019, angka kriminalitas di Kota Tapis Berseri sebanyak 2.035 kasus. Dari jumlah tersebut, hanya 1.251 kasus yang terselesaikan.

“Angka kriminalitas di Bandar Lampung naik 7,5%. Kasus yang masih tetap menonjol, yaitu curat sebanyak 205 kasus,” kata Yan saat konferensi pers akhir tahun di Mapolresta Bandar Lampung, Sabtu, 28/12/2019.

Kemudian, pelanggaran lalu lintas selama 2019 sebanyak 26.464 pelanggaran. Jumlah itu juga mengalami peningkatan sebesar 2,8% dari tahun sebelumnya.

“Kecelakaan lalu lintas sebanyak 247 kasus. Jumlah tersebut turun 40 kasus atau 13% dari tahun 2018,” ujarnya.

Pada tahun ini, Polresta Bandar Lampung berhasil mengungkap 377 kasus penyalahgunaan narkotika, dengan menangkap sebanyak 580 tersangka. Barang bukti yang berhasil disita, antara lain ganja seberat 40,625 Kilogram, sabu-sabu 456,81 Gram, pil ekstasi 1.381 butir, psikotropika 249 butir, serta tembakau gorilla seberat 7,1 Gram.(*)

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Pengadilan Tinggi Tanjungkarang-Lampung Raih Sertifikasi Zona Integritas 2019

JAKARTA, duajurai.co – Pengadilan Tinggi (PT) Tanjungkarang, Provinsi Lampung, berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan …