Resmikan Program Pamsimas, Nanang Ermanto Launching Aplikasi Salaman di Palas


PELAKSANA Tugas Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto meresmikan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsismas) III di Desa Bumidaya, Kecamatan Palas, Kamis, 26/12/2109. | Diskominfo Lampung Selatan

PALAS, duajurai.co – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto meresmikan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsismas) III di Desa Bumidaya, Kecamatan Palas, Kamis, 26/12/2109. Dalam kesempatan itu, Nanang juga meluncurkan aplikasi Sedot WC berbasis Android bernama Sanitasi Layak dan Aman (Salaman).

Dia mengatakan, program Pamsimas sangat bermanfaat bagi masyarakat yang belum memiliki akses sarana air bersih dengan baik. Pihaknya berharap, program itu dapat dijadikan sebagai salah satu upaya percepatan akses pelayanan air minum, dan sanitasi berbasis masyarakat yang berkelanjutan di Lampung Selatan.

“Program ini tentunya memerlukan kepedulian, gotong royong, dan peran serta dari berbagai elemen masyarakat. Karena sebaik apa pun program pemerintah jika tidak ada kepedulian masyarakat, maka program tersebut akan menjadi sia-sia saja. Untuk itu, saya sengaja menghadirkan para pejabat dan kepala dinas di sini agar dapat melihat, mengetahui, dan merasakan berbagai kebutuhan masyarakat di desa,” kata Nanang melalui rilis Diskominfo Lampung Selatan, kemarin.

Menurut Yani Munawarti, Plt Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Lampung Selatan, kegiatan Pamsimas berkelanjutan Tahun Anggaran 2018 telah dilaksanakan di 28 desa. Dari jumlah tersebut, empat desa di antaranya didanai dari APBD sebesar Rp980 juta.

Kemudian, 16 desa didanai dari APBN sebesar Rp3,9 miliar. Lalu, delapan desa yang merupakan desa stunting dibiayai APBN sebesar Rp2,8 miliar.

“Tahun ini, 28 desa yang terdiri dari dana APBN sebesar Rp4,9 miliar, dana APBD Rp1,9 miliar, dan melalui dana desa sebesar 10%. Pelaksanaanya sedang berjalan, dan insya Allah semua akan dirasakan manfaatanya oleh masyarakat. Untuk tahun 2020 sudah diusulkan 34 desa dan tinggal menunggu ketetapan dari pusat,” ujarnya.

Yani menambahkan, Pemkab Lampung Selatan berkeinginan meningkatkan layanan sedot WC secara online yang mudah diakses oleh masyarakat selama 2020. Untuk uji coba aplikasi itu akan dilakukan di Kecamatan Kalianda dan sekitarnya.

“Salaman merupakan singkatan dari sanitasi layak dan aman. Slogan tersebut merupakan cita-cita kami bersama agar lumpur tinja dan tangki septik dapat dikelola dengan baik, sehingga aman untuk dibuang kembali ke lingkungan,” kata dia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …