Refleksi Akhir Tahun 2019, Arinal Djunaidi Sampaikan 5 Landasan Pembangunan  


GUBERNUR Lampung Arinal Djunaidi menyampaikan lima landasan pembangunan pada Refleksi Akhir Tahun di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung, Senin, 23/12/2019. Kelima landasan dimaksud, yaitu pelayanan publik, pembangunan sektor ekonomi, pembangunan infrastruktur, pembangunan lingkungan hidup, dan pembangunan SDM. | Humas Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyampaikan lima landasan pembangunan ke depan untuk mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya. Hal itu disampaikannya pada Refleksi Akhir Tahun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung, Senin, 23/12/2019.

Beberapa capaian pembangunan sektoral Provinsi Lampung yang akan menjadi landasan itu, antara lain pelayanan publik, dan pembangunan sektor ekonomi. Kemudian, pembangunan infrastruktur, pembangunan lingkungan hidup, dan pembangunan sumber daya manusia (SDM).

“Dalam meningkatkan pelayanan publik, Pemprov Lampung menerapkan inovasi berdasarkan kebutuhan masyarakat,” kata Arinal melalui rilis Humas Pemprov Lampung, Selasa, 24/12/2019.

Tekait pembangunan sektor ekonomi, lanjutnya, ekonomi Provinsi Lampung berbasis pada sektor pertanian. Lampung sebagai penyangga ketahanan pangan nasional dan lumbung ternak nasional. Produksi komoditas pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan Provinsi Lampung berkontribusi besar terhadap produksi nasional, seperti padi, ubi kayu, kopi, kakao, lada, pisang, nanas, sapi, kambing, dan udang.

“Beberapa upaya yang sudah dilakukan di antaranya penyiapan sistem informasi, database, dan regulasi Program Kartu Petani Berjaya (KPB),” ujarnya.

Mengenai infrastruktur, tujuannya agar tersedia infrastruktur/prasarana dan sarana transportasi yang andal, terintegritas dengan sistem transportasi nasional untuk mendukung pergerakan orang dan barang. Arinal berkomitmen untuk memudahkan serta meningkatkan efisiensi produksi dan konektivitas wilayah. Sebagai pintu gerbang Sumatra, Lampung harus menjadi patokan utama keberhasilan konektivitas antarwilayah di Sumatra.

“Pada November 2019, saya mendampingi Presiden Joko Widodo meresmiskan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung dengan panjang 189 Km. Jalan tol ini menjadi jalan tol terpanjang di Indonesia, dan mendapatkan rekor Muri,” kata dia.

Selain itu, pembangunan wilayah harus mengedepankan pendekatan lingkungan dan penataan ruang yang dapat mengakomodasi pertumbuhan dan pemerataan pembangunan dengan prinsip pelestarian lingkungan hidup. Upaya yang telah dilakukan Pemprov Lampung di antaranya pembangunan pembangkit listrik berbasis sampah yang ramah lingkungan pertama di Indonesia. Kemudian, memantapkan upaya-upaya pelestarian lingkungan hutan untuk mencegah illegal logging dan illegal mining, dan program Lampung Bersih Pantai.

“Sejalan dengan prioritas pemerintah dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, berbagai program dan kegiatan juga telah dilakukan antara lain launching program Smart School, launching program Lampung Mengaji, pelatihan dan uji kompetensi bagi tenaga kerja,” ujar Arinal.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Kembangkan Pariwisata, Arinal Dukung Rute Lampung-Kuala Lumpur AirAsia

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendukung pengembangan rute Lampung-Kuala Lumpur yang akan …