Tindaklanjuti Temuan Ombudsman, Pemprov Minta Inspektorat Periksa SMKN 5 Bandar Lampung


PENYAMPAIAN Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) kepada Pemprov Lampung, Kamis, 19/12/2019. Dalam LAHP itu, Ombudsman menemukan pungli di SMKN 5 Bandar Lampung hingga ratusan juta. | Ombudsman Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menindaklanjuti temuan Ombudsman ihwal pungutan liar (pungli) di SMKN 5 Bandar Lampung. Tindak lanjut dimaksud, yakni meminta Inspektorat segera memeriksa sekolah tersebut.

Irwan Sihar Marpaung, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Lampung, mengatakan bahwa berdasar temuan Ombudsman, terlihat jelas terdapat kesalahan. Kesalahan itu, siswa penerima Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDa) tidak boleh dipungut, tetapi masih dilakukan pungutan.

“Kepala sekolah harus diberikan masukan, diarahkan, walaupun tidak semua kepala sekolah melakukan, tetapi ada. Saya sudah minta Inspektorat untuk memeriksa dan melaporkan hasilnya. Jangan alergi dengan koreksi. Justru ada saran itu lebih bagus,” kata Irwan melalui keterangan tertulis, Jumat, 20/12/2019.

Dia menyatakan, pihaknya berterima kasih atas temuan Ombudsman RI Perwakilan Lampung di SMKN 5 Bandar Lampung. Sebab, pihaknya juga kerap menerima pengaduan mengenai hal yang sama.

“Bahkan pengaduan juga sampai kepada presiden. Kami sudah minta dinas terkait untuk dibenahi, sesuaikan dengan ketentuan yang ada,” ujarnya.

Ombudsman Lampung menemukan pungli di SMKN Bandar Lampung hingga ratusan juta. Pungutan liar tersebut berdasar beberapa temuan. Salah satunya, pihak sekolah memungut bayaran dari siswa penerima BOSDa. Padahal, menurut Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan, siswa BOSDa tidak dipungut bayaran.(*)

Baca juga Ombudsman: SMKN 5 Bandar Lampung Pungli Ratusan Juta


Komentar

Komentar

Check Also

1.257 Mahasiswa KKN Itera Dilepas ke 82 Desa

JATIAGUNG, duajurai.co – Sebanyak 1.257 mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) dari berbagai program studi akan …