1.257 Mahasiswa KKN Itera Dilepas ke 82 Desa


MAHASISWA KKN Itera berdoa menurut kepercayaan masing-masing saat acara pelepasan di gedung kampus setempat, Jumat, 20/12/2019. Sebanyak 1.257 mahasiswa Itera dari berbagai program studi akan menjalani KKN di 82 desa di lima kabupaten mulai 23 Desember 2019 hingga 25 Januari 2020. | Humas Itera

JATIAGUNG, duajurai.co – Sebanyak 1.257 mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) dari berbagai program studi akan menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 82 desa yang tersebar di lima kabupaten di Provinsi Lampung. Secara simbolis, mahasiswa KKN Itera dilepas di Pelataran Gedung Kuliah Umum Itera, Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat, 20/12/2019.

“KKN akan dilaksanakan selama 35 hari mulai 23 Desember 2019 hingga 25 Januari 2020 dengan bobot dua satuan kredit semester (SKS),” kata Ketua Tim Pengelola KKN Itera Anggi Mardiyanto melalui keterangan tertulis.

Dia mengatakan, pada periode kali ini, lokasi KKN di 82 desa yang tersebar di lima kabupaten. Perinciannya, Lampung Selatan sebanyak 12 desa, Pesawaran 19 desa, Pesisir Barat 25 desa, Tanggamus 14 desa, dan Pringsewu sebanyak 12 desa. Masing-masing kabupaten memiliki fokus pemberdayaan yang berbeda. Kabupaten Pesisir Barat, misalnya, pemberdayaan wilayah, sumber daya manusia (SDM) dan UMKM.

“Di Pesawaran, pemberdayaan wilayah tentang mitigasi bencana dan SDM, Lampung Selatan tentang mitigasi bencana, dan konservasi lingkungan pasca bencana tsunami. Sedangkan Tanggamus pemberdayaan wilayah, mitigasi bencana, dan penanganan stunting/gizi buruk, serta di Pringsewu pemberdayaan wilayah, dan Infrastruktur dan penanganan sampah perkotaan,” ujarnya.

Rektor Itera Ofyar Z Tamin yang diwakili Ketua Jurusan Teknik Infrastruktur dan Kewilayahan (JTIK) Rahayu Sulistyorini  menyampaikan, program KKN Itera merupakan wujud nyata dari salah satu tri dharma perguruan tinggi, yakni pengabdian masyarakat. Selama ini, salah satu kritik kepada perguruan tinggi adalah kampus dianggap menjadi menara gading, karena kurang menyatu dengan masyarakat sekitar. Sehingga, melalui KKN mahasiswa dapat benar-benar menyatu dengan masyarakat, memberdayakan masyarakat, dan membangun desa.

“Ini bukan program sia-sia, tetapi mahasiswa benar-benar diminta berperan sebagai sivitas akademika Itera yang akan mengabdi kepada masyarakat,” kata dia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Tindaklanjuti Temuan Ombudsman, Pemprov Minta Inspektorat Periksa SMKN 5 Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menindaklanjuti temuan Ombudsman ihwal pungutan liar (pungli) …