Wagub Chusnunia Dorong Masyarakat Lampung Tanam Cabai di Pekarangan


Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim saat memulai gerakan menanam cabai dan buah-buahan di pekarangan rumah di Kampung Sinar Harapan, Kelurahan Rajabasa Jaya, Kecamatan Rajabasa, Kamis, 12/12/2019 | Humas Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Gerakan Kemandirian Pangan yang gencar digaungkan Pemerintah Provinsi Lampung kini menyasar ke tanaman hortikultura dan buah-buahan. Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) mendorong masyarakat menanam cabai dan buah-buahan di pekarangan rumah. Gerakan ini dimulai Wagub Nunik di Kampung Sinar Harapan, Kelurahan Rajabasa Jaya, Kecamatan Rajabasa, Kamis, 12/12/2019.

Sebanyak 5.000 bibit buah-buahan dan 5.000 bibit cabai diberikan kepada 23 Kelompok Wanita Tani dari enam kabupaten/kota yaitu Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Pringsewu, Kota Metro dan Kota Bandar Lampung.

Gerakan menanam cabai ini juga disosialisasikan kepada pendamping Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) sebanyak 150 orang dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Nunik mengatakan, gerakan kemandirian pangan ini sebagai langkah dalam menurunkan angka kemiskinan di Provinsi Lampung yang salah satunya disumbang dari belanja rumah tangga.

“Kebutuhan rumah tangga yakni kebutuhan pangan, itu menjadi beban paling tinggi yang menyebabkan kemiskinan di Provinsi Lampung, terutama harga cabai yang mengalami peningkatan,” ujar Nunik melalui rilisnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Nunik minta masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk memproduksi sendiri kebutuhan rumah tangga terutama cabai.

“Dalam kebutuhan rumah tangga yang menyedot paling tinggi keuangan adalah cabai, padahal ditanam dipolybag/kantong plastik itu simpel dan bisa kita lakukan, pekarangan rumah juga sayang jika tidak dimanfaatkan,” katanya.

Tidak hanya komoditas cabai, Nunik menyebutkan bisa juga memanfaatkan pekarangan rumah untuk memproduksi sendiri buah-buahan, sayuran bahkan ikan dengan metode Budidaya Ikan Dalam Ember (Budikdamber) sebagai solusi pertanian masa depan.

“Walaupun tidak bisa 100% mandiri, setidaknya pastikan pekarangan rumah kita gunakan dan maksimalkan untuk produktif dengan menanam cabai, sayuran, buah dan lainnya. Bahkan kita juga bisa membudidayakan ikan dipekarangan rumah dengan metode budikdamber dan ini bisa dipelajari,” ujarnya.

Apalagi saat ini, Pemerintah Provinsi Lampung juga sedang giat-giatnya mengkampanyekan ayo mandiri pangan dimulai dari memanfaatkan pekarangan rumah. Untuk itu, Nunik mengajak peran masyarakat untuk bersama pemerintah melakukan gerakan tersebut.

“Mari kita bersama-sama bergerak untuk mandiri pangan di Provinsi Lampung. Lampung Berjaya, masyarakatnya juga ikut berjaya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung Ali Subaidi mengatakan, kegiatan ini sebagai langkah untuk meningkatkan ketersediaan komoditas cabai dan buah-buahan di tingkat keluarga. Selain itu, guna meningkatkan konsumsi buah dan meningkatkan ketahanan pangan tingkat keluarga.

“Apalagi cabai merupakan komoditas strategis dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi serta tidak dapat disubstitusikan dengan komoditas lainnya. Kegiatan ini juga upaya untuk mengoptimalkan penyediaan cabai di Provinsi Lampung,” kata Ali.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …