Harga Elpiji 3 Kg di Pangkalan-Eceran Selisih Jauh, Pengecer: Hukum Ekonomi


WANTO sedang menyalurkan tabung gas elpiji ukuran 3 Kg di kawasan Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung, Kamis, 5/12/2019. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Harga tabung gas elpiji ukuran 3 Kilogram (Kg) di tingkat eceran berselisih jauh dengan pangkalan. Di pangkalan resmi, harga tabung melon tersebut sebesar Rp16.500, tak sesuai dengan Keputusan Gubenur Lampung Nomor G/195/B.IV/HK/2015 tentang penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) Elpiji 3 Kg. Sedangkan di tingkat pengecer harganya lebih tinggi lagi.

“Saya beli di pangkalan Rp16.500. Jual ke pengecer Rp18 ribu per tabung. Saya ambil untung Rp1.500 setiap tabung. Kalau harga yang dipatok sama pengecer, saya kurang tahu, sesuai kebijakan masing-masing pengecernya,” kata Wanto, distributor elpiji 3 Kg, saat menyuplai tabung gas elpiji di Toko Padushi, Jalan Gajah Mada, Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung, Kamis, 5/12/2019.

Sebagai penyalur, Wanto tidak menjadi prioritas pangkalan. Sehingga, dia hanya mendapat jatah sekitar 10 tabung di setiap pangkalan.

“Pangkalan kan ada standarnya, harus mendahulukan masyarakat setempat. Saya dapat sisanya saja, dan saya suplai ke warung-warung yang langganan dengan saya. Tapi, saya juga jual elpiji tabung bright gas dan biru,” ujarnya.

Menurut Padushi, pemilik Toko Padushi, harga yang dipasarkan memiliki selisih yang cukup jauh dari harga pangkalan. Hal tersebut karena faktor ketiadaan stok. Sehingga, pengecer memberlakukan hukum ekonomi, yaitu jika barang sedikit namun permintaan banyak, maka harga naik.

“Kami sebagai pengecer hanya mengikuti saja kondisi di lapangan. Ini hukum ekonomi. Kalau stok sedikit, permintaan banyak, mau tak mau menaikkan harga,” kata dia.(*)

Baca juga Tak Sesuai HET, Harga Elpiji 3 Kg di Eceran Capai Rp25 Ribu

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Jelang Tahun Baru, Harga Telur di Bandar Lampung Tembus Rp24 Ribu

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Harga telur ayam merangkak naik menjelang tahun baru. Kini, harganya di pasaran tembus …