Penderita Stunting di Desa Taman Agung Lampung Selatan Turun 40%


KETUA TP PKK Lampung Selatan Winarni saat penilaian Lomba Kesrak PKK-KKBPK-Kesehatan di Kampung KB Desa Taman Agung, Kecamatan Kalianda, Rabu, 4/12/2019. | Diskominfo Lampung Selatan

KALIANDA, duajurai.co – Hingga November 2019, jumlah penderita stunting (gangguan pertumbuhan pada anak) di Desa Taman Agung, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, tinggal 16%. Pada 2018, penderita stunting di daerah tersebut mencapai 56%. Artinya, angka stunting di Desa Taman Agung turun sekitar 40% dalam satu tahun terakhir.

“Target dari swasembada gizi adalah turunnya angka stunting di Kabupaten Lampung Selatan pada 2024, termasuk Desa Taman Agung mencapai 0%. Sehingga, tidak ada lagi penyandang status sunting di Kabupaten Lampung Selatan,” kata Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Lampung Selatan Winarni melalui rilis Diskominfo Lampung Selatan, Rabu, 4/12/2019. Winarni menyampaikan hal itu saat penilaian Lomba Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga, serta Kesehatan (Kesrak PKK-KKBPK-Kesehatan) di Kampung KB Desa Taman Agung.

Dia mengatakan, dalam lomba Kesrak PKK-KKBPK-Kesehatan Tingkat Provinsi Lampung, swasembada gizi menjadi inovasi unggulan Lampung Selatan. Swasembada gizi merupakan kesatuan gerak dalam upaya pencegahan dan penanggulangan stunting dengan mendorong kualitas pelayanan pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat dalam pemenuhan gizi secara mandiri menuju sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

“Kegiatan Kesrak PKK-KKBPK-Kesehatan dan lomba kegiatan-kegiatan PKK inovasinya adalah penyelenggaraan program swasembada gizi. Tema ini juga merupakan program prioritas Kabupaten Lampung Selatan dalam penanganan dan penanggulangan serta penghapusan stunting,” ujarnya.

Menurut Winarni, kegiatan Kesrak PKK-KKBPK-Kesehatan merupakan bentuk nyata terintegrasi dan konvergennya dalam mendukung program prioritas pemerintah daerah. Dukungan dimaksud, yaitu swasembada gizi untuk menurunkan dan mengurangi angka stunting, serta prioritas pemerintah pusat dalam menciptakan SDM unggul.

“Sasaran dari kegiatan tersebut adalah memastikan lima layanan tersedia di masyarakat. Kelimanya, layanan kesehatan ibu dan anak (KIA), layanan gizi, layanan air bersih dan sanitasi, layanan PAUD, dan dan layanan sosial,” kata dia.(*)

Baca juga Desa Taman Agung Wakili Lampung Selatan Lomba Kesrak PKK-KKBPK


Komentar

Komentar

Check Also

Pindah Tugas, Mantan Sekda Lamsel Fredy Jadi Kepala Bappeda Lampung

KALIANDA, duajurai.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) mengadakan acara pelepasan mantan Sekretaris Daerah …