Temui Warga Jati Agung, Nanang: Penyelesaian Sengketa Lahan Harus Berpihak kepada Rakyat


NANANG Ermanto berdalog dengan warga Jati Agung, Selasa, 3/12/2019 | diskominfo lamsel

JATI AGUNG, duajurai.co – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto menemui warga Dusun 6A dan 6B, Desa Sidodadi Asri, Kecamatan Jati Agung, Selasa, 3/12/2019. Berlangsung di Pasar Margo Rukun, Desa Sidodadi Asri, pertemuan itu terkait percepatan penyelesaian sengketa lahan antara warga Dusun 6A dan 6B dengan PTPN 7.

Dalam rilis disebutkan, pada kesempatan itu, Nanang didampingi Kapolres Lampung Selatan AKBP Edi Purnomo dan Dandim 0421 Lampung Selatan Letkol Kav Oktovianus Robinson Bessie.

Kepala Desa Sidodadi Asri Didi Marhadi melaporkan, masalah bermula dari adanya surat dari pengadilan yang akan mengeksekusi lahan di Dusun 6A dan 6B. Di dua dusun dengan luas sekitar 435 hektare itu tedapat 450 KK yang telah tinggal selama puluhan tahun.

“Mewakili warga kami menolak eksekusi yang akan dilakukan pengadilan, bahkan warga akan berunjuk rasa di pengadilan. Untuk itu kami laporkan masalah ini ke Pak Bupati supaya warga bisa dimediasi dengan pihak PTPN,” ujar Didi Marhadi.

Nanang Ermanto berjanji menyelesaikan sengketa lahan tersebut secepatnya. Namun demikian, dia meminta masyarakat bisa bersabar dan tidak melakukan hal-hal anarkistis yang justru merugikan masyarakat sendiri.

“Pesan saya bapak ibu bersabar. Jangan anarkis dan berkehendak sendiri-sendiri. Tidak usah demo-demo. Lebih baik berdoa minta kepada Allah. Nanti biar kita carikan solusi yang terbaik untuk menyelesaikan masalah ini,” tegas Nanang meyakinkan puluhan warga Dusun 6A dan 6B.

Nanang menyatakan telah memerintahkan jajarannya untuk mengundang pihak PTPN 7 guna duduk bersama mencari solusi terbaik sehingga masalah tersebut bisa secepatnya terselesaikan.

“Besok (Rabu) kami panggil PTPN untuk berdialog. Meskipun putusan pengadilan sudak inkracht, tapi selaku pemerintah daerah kami akan mencari solusi terbaik untuk masyarakat. Saya ini nggak mau melihat ada masyarakat saya yang susah,” tandasnya.

Kapolres Lampung Selatan Edi Purnomo juga meminta warga Dusun 6A dan 6B bisa menjaga situasi dan kondisi yang kondusif.

“Kami dari pihak keamanan tentunya akan menjaga situasi tetap kondusif. Masyarakat juga harus menghadapi permasalahan ini dengan kepala dingin. Pak Kades didata betul warganya, jangan sampai ada penyusup yang justru menjadi provokator dalam masalah ini,” tegas Edi Purnomo.

Senada, Dandim 0421 Oktovianus Robinson juga meminta masyarakat menahan diri dan menjaga suasana kondusif selama proses mediasi.

“Jangan sampai niat baik Pemkab Lampung Selatan ini ditunggangi pihak-pihak yang tidak bertangung jawab. Upaya Pak Plt Bupati ini luar biasa. Tolong didukung dan jangan sampai melakukan hal-hal yang anarkis,” tandasnya. (aziz/diskominfo lamsel)


Komentar

Komentar

Check Also

SDN 1 Triharjo Merbau Mataram Raih Penghargaan Adiwiyata Nasional

KALIANDA, duajurai.co – SDN 1 Triharjo Kecamatan Merbau Mataram yang mewakili Kabupaten Lampung Selatan meraih …