Warga Gedung Pakuon-Pesawahan Buang Limbah Tinja ke Kali-Parit, Septic Tank Komunal Jadi Solusi


PARA lurah dan Camat Telukbetung Selatan Ichwan Adji Wibowo (tiga dari kanan) sedang berbincang sehabis kegiatan di Pesawahan, Sabtu, 30/11/2019. | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Lurah Gedung Pakuon Musa Shaleh menyatakan bahwa di wilayahnya terdapat 329 kepala keluarga (KK) yang belum memiliki septic tank. Hal itu karena ketiadaan lahan dan permukiman sudah padat penduduk.

“Masalahnya adalah tidak ada lahan. Rata-rata rumah warga ukuran 4×6 meter persegi. Selama ini, banyak dari mereka membuang atau mengalirkan limbah tinja ke Kali Belau,” kata Musa kepada duajurai.co usai menerima kunjungan mahasiswa UIN Raden Intan Lampung di Kecamatan Telukbetung Selatan, Bandar Lampung, Sabtu, 30/11/2019.

Dia mengatakan, pihaknya akan membangun septic tank komunal yang mengambil lahan jalan umum seluas 2×8 meter persegi. Nantinya, satu septic tank komunal bisa menampung sebanyak 40 kepala keluarga.

“Khusus di RT 01 dan 02 yang membutuhkan septic tank komunal. Cukup dua titik saja yang dibangun. Kalau di RT lainnya masih relatif aman lahannya. Tinggal dikuatkan saja sosialisasinya agar mereka (warga) mau membangun septic tank secara mandiri atau per kepala keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Pesawahan Asdison menyatakan, di wilayahnya masih ada 343 KK yang belum memiliki septic tank. Selama ini, mereka mengalirkan limbah tinja ke parit sekitar rumah.

Menurut M Irpandi, Kepala Lingkungan II di Kelurahan Pesawahan, solusi terbaik mengatasi persoalan tersebut adalah membuat septic tank komunal. Selain menghemat biaya, juga dapat memudahkan penyedotan yang bisa dilakukan secara berkala, tanpa menunggu laporan warga. Dia siap menghibahkan lahan di halaman rumahnya seluas 15×8 meter persegi untuk dijadikan septic tank komunal.

“Ada sekitar 15-20 KK di lingkungan ini yang masih membuang limbah tinjanya ke parit. Kalau dibuat septic tank komunal bisa jadi solusi. Lingkungan lebih bersih dan penyedotannya lebih mudah,” kata dia.(*)

Baca juga Galang Dana Bantu Urusan Sanitasi TBS, Mahasiswa UIN Raden Intan Kumpulkan Rp43 Juta

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Banyak Kendala, Target Rampung Flyover Komarudin-Abdul Haq Molor ke Februari

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pembangunan jalan layang (flyover) yang menghubungkan Jalan Komarudin-Abdul Haq, Bandar Lampung, …