250 Mahasiswa UIN Raden Intan Bantu Masyarakat TBS Atasi Persoalan Sanitasi


CAMAT Telukbetung Selatan Ichwan Adji Wibowo saat pertemuan dengan mahasiswa UIN Raden Intan dan sejumlah pihak halaman Gereja Ratu Damai, Pesawahan, Sabtu, 30/11/2019. | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebanyak 250 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung melaksanakan kuliah kerja lapangan di Kecamatan Telukbetung Selatan (TBS), Kota Bandar Lampung. Para mahasiswa jurusan Biologi Fakultas Tarbiyah itu berpartisipasi dan membantu masyarakat dalam persoalan sanitasi. Kuliah kerja lapangan ini diprakarsai Dr Eko Kuswanto, Kepala Prodi Biologi UIN Raden Intan Lampung.

“Kami mendapat kunjungan mahasiswa UIN Raden Intan. Mereka membantu masyarakat TBS dalam penanganan santitasi. Jadi, mereka secara simbolis memberikan bantuannya untuk TBS yang fokus penangannya sanitasi,” kata Camat Telukbetung Selatan Ichwan Adji Wibowo saat ditemui di Kelurahan Pesawahan, Sabtu, 30/11/2019.

Dia mengatakan, selama dua hari, 250 mahasiswa tersebut membantu masyarakat dalam pembuatan septic tank, baik itu komunal maupun per rumah. Sejauh ini, pembuatan septic tank sudah dikerjakan di Kelurahan Sumur Putri. Pembuatan septic tank dibantu oleh pihak SNV. Para mahasiswa juga memberikan bantuan sebesar Rp43 juta kepada masyarakat TBS untuk membuat septic tank dan fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK).

“Kami ucapkan terima kasih dan berbangga hati dengan mereka. Sebab, ternyata mereka mengumpulkan uang itu dengan cara penggalangan dana di jalan, dalam waktu empat hari. Kami masyarakat TBS mengucapkan terima kasih dan penghargaan luar biasa. Semoga ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya,” ujar dia.

Menurutnya, dana sebanyak itu digunakan untuk pembangunan septic tank di Sumur Putri dengan membuat tujuh lubang septic tank untuk 10 kepala keluarga (KK). Sisa, dananya akan digunakan di dua kelurahan, yaitu Gedung Pakuon dan Pesawahan. Saat ini, di Gedung Pakuon masih ada 329 KK yang belum memiliki septic tank, dan di Pesawahan sebanyak 343 KK.

“Perhatian dari mahasiswa UIN ini, walaupun tidak menyelesaikan semuanya, setidaknya mengurangi beban kami, dan menjadi pemantik semangat juga bagi masyarakat,” kata dia.

Terlebih, tahun depan, Kecamatan TBS akan mendapatkan bantuan melalui program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas), yaitu program nasional guna meningkatkan kualitas lingkungan dalam bidang sanitasi, khususnya pengelolaan air limbah. Program dimaksud untuk kawasan padat dan kumuh perkotaan.

“Kami difasilitasi oleh SNV telah bertemu dengan berbagai stakeholder. Alhamdulillah, tahun depan ada alokasi pembuatan septic tank perorangan yang akan difokuskan ke TBS dan Kemiling,” tambah Adji.

Acara yang berlangsung di halaman Gereja Ratu Damai, Pesawahan, itu juga dihadiri Ketua TP PKK Kota Bandar Lampung Eva Dwiana. Dalam kesempatan tersebut, Eva yang mencalonkan diri sebagai wali kota menyambut antusias dan mengapresiasi kegiatan mahasiswa UIN Raden Intan. Istri Wali Kota Bandar Lampung Herman HN itu akan menggerakkan masyarakat melalui PKK supaya mengubah perilaku sanitasi yang buruk dan berperilaku hidup sehat.(*)

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Banyak Kendala, Target Rampung Flyover Komarudin-Abdul Haq Molor ke Februari

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pembangunan jalan layang (flyover) yang menghubungkan Jalan Komarudin-Abdul Haq, Bandar Lampung, …