Rakernas di Lampung, Perbarindo Gelar Seminar Nasional Soal BPRS


PEMBUKAAN Rakernas DPP Perbarindo di Swiss-Belhotel, Bandar Lampung, Senin, 25/11/2019. | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Dewan Pengurus Pusat Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (DPP Perbarindo) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Swiss-Belhotel, Bandar Lampung, 25-26 November 2019. Rakernas diwarnai dengan seminar nasional yang membahas ihwal Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS).

“Saat ini, industri BPR-BPRS hidup dalam ekosistem ekonomi yang sangat dinamis, penuh dengan persaingan usaha, regulasi yang dinamis, dan hadirnya disrupsi teknologi,” kata Ketua Umum DPP Perbarindo Joko Suyanto melalui keterangan tertulis, Senin, 25/11/2019.

Meski demikian, lanjut dia, industri tersebut tetap survive dan hadir melayani masyarakat perdesaan dan pelaku UMKM. Hal ini terlihat dari indikator kinerja Industri BPR-BPRS yang masih tumbuh positif. Hingga Agustus 2019, aset industri BPR mencapai Rp143 triliun atau tumbuh 9,47% dibandingkan posisi tahun lalu. Kredit yang disalurkan kepada pelaku UMKM mencapai Rp106 triliun atau tumbuh 11,44%.

“Fungsi intermediasi juga dapat dengan jalankan dengan baik. Hal ini terlihat dari tabungan yang tumbuh sebesar 9,98% dan deposito tumbuh sebesar 11,07% dibanding setahun yang lalu,” ujarnya.

Selain itu, hal yang mengembirakan adalah jumlah nasabah yang dilayani mencapai 15,6 juta rekening. Nasabah tersebut didominasi oleh penabung sebanyak 11,5 juta rekening. Jumlah tabungan mereka rerata sebesar Rp2 juta.

“Sedangkan nasabah debitur sebanyak 3,6 juta rekening dan rata-rata sekitar Rp29 juta. Hal ini mencerminkan bahwa industri BPR-BPRS memang hadir untuk melayani masyarakat kecil dan pelaku UMKM di seluruh wilayah Indonesia,” kata dia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

GASnet Luncurkan program GASPlay di Way Halim Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – PT Telemedia Dinamika Sarana (GASnet) meluncurkan produk GASPlay di Kantor Kelurahan …