Izin PT LIP Tinggal 5 Bulan, Pemprov Lampung Bentuk Tim Pengawasan Eksploitasi SDA


KEPALA Dinas ESDM Provinsi Lampung Prihatono | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Izin PT Lautan Indonesia Persada (LIP) menambang pasir di kawasan perairan Pulau Sebesi tinggal lima bulan lagi, yakni Maret 2020. Ke depan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung akan membentuk tim pengawasan untuk eksploitasi sumber daya alam (SDM).

“Tidak hanya di wilayah pertambangan pasir laut, tetapi juga di seluruh wilayah Provinsi Lampung untuk dilakukan pengawasan yang terkoordinasi bersama seluruh instansi terkait,” kata Kepala Dinas (Kadis) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Lampung Prihatono di ruang kerjanya, Senin, 25/11/2019.

Dia mengatakan, tim pengawasan termasuk Fokorpimda dan Polda Lampung. Kemudian, melibatkan lembaga swadaya masyarakat pemerhati lingkungan, seperti Walhi dan Mitra Bentala. Selain itu, media massa juga dilibatkan dalam pengawasan SDA.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung akan melakukan sosialisasi ke masyarakat, khususnya warga Pulau Sebesi, terkait eksploitasi sumber daya alam. Sosialisasi itu dinilai penting agar masyarakat memahami ihwal perizinan penambangan. Juga hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh perusahaan pertambangan.

“Mungkin dalam waktu dekat, kami akan sosialisasi terkait ekploitasi sumber daya alam bersama tim pengawasan,” ujarnya.

PT Lautan Indonesia Persada mendapat izin untuk menambang pasir di kawasan perairan Pulau Sebesi, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan. Izin tersebut dipersoalkan oleh Walhi Lampung karena dapat merusak lingkungan. Masyarakat setempat juga meresa keberatan dengan aktivitas penambangan PT LIP.(*)

Baca juga ESDM Lampung: PT LIP Punya Izin Menambang Pasir di Atas 4 Mil dari Pulau Sebesi

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Kembangkan Pariwisata, Arinal Dukung Rute Lampung-Kuala Lumpur AirAsia

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendukung pengembangan rute Lampung-Kuala Lumpur yang akan …