Dialog Membangun Metro Baru, Andi Surya Dekatkan Petani Gurem dengan Sumber Modal


BALON Wali Kota Metro Andi Surya (berdiri) menyampaikan pandangannya saat dialog dengan elemen masyarakat di Pondok 21, Yosodadi, Kecamatan Metro Timur, Rabu malam, 20/11/2019. | ist

METRO TIMUR, duajurai.co – Bakal Calon (Balon) Wali Kota Metro Andi Surya kembali menggelar dialog dengan elemen masyarakat. Kali ini, dialog bertajuk “Membangun Metro Baru Sebagai Metro Kota Kreatif dan Metro Kota Sinema” itu berlangsung di Pondok 21, Yosodadi, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, Provinsi Lampung, Rabu, 20/11/2019.

Sebagai kota kreatif, Andi menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Metro harus menciptakan kota yang ramah terhadap seluruh aktivitas warga. Terutama, terkait dengan pengembangan ekonomi kreatif.

“Kami akan membina UMKM, petani gurem, dan seniman menuju produk-produk kreatif dan mendekatkan mereka dengan sumber-sumber permodalan. Karena itu, kami perlu membentuk lembaga penjamin,” kata Andi melalui keterangan tertulis, Kamis, 21/11/2019.

Selain itu, lanjutnya, perlu upaya pengembangan digitalisasi kota dengan berbagai sumber daya teknologi informasi. Salah satunya, menyediakan hotspot WiFi di berbagai area. Tujuannya, untuk meningkatkan produktivitas dan market UMKM di Kota Metro.

Ketua Yayasan Universitas Mitra Indonesia itu juga akan mengembangkan kota sinema, yaitu sebagai kota hiburan. Menurutnya, kota sinema bisa dikembangkan dengan sistem build operate transfer (BOT).

“Akan dibangun beberapa pusat keramaian berupa Cinema City yang di dalamnya terdapat tempat bermain, panggung pertunjukan, kuliner, dan teater bioskop sebagai pusat hiburan dan tontonan yang mendidik,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Abdullah, pekerja seni patung, menyatakan bahwa belum ada wadah, baik organisasi maupun galeri khusus untuk pekerja seni di Kota Metro. Karena itu, dia berharap, program Metro Cinema City dapat mengikutsertakan misi seniman dan membangun Galeri Seni di pusat Kota Metro.

Rembo Kaloko, selaku musisi, menyampaikan keresahan. Menurutnya, musisi di Kota Metro sering tidak dilibatkan dalam berbagai acara.

“Keresahan yang lain, kami sulit berkembang. Mau rekaman susah tempat rekaman, sedikit, dan biayanya besar. Mudah-mudahan program Smart City mampu menuntaskan masalah ini,” kata dia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Dialog, Balon Wali Kota Metro Andi Surya Beri Beasiswa Jaminan Sarjana

METRO PUSAT, duajurai.co – Bakal Calon (Balon) Wali Kota Metro Andi Surya menggelar dialog kemasyarakatan …