MPAB, Ketua KMHDI Bandar Lampung Kecam Pembubaran Upacara Doa di Bantul


MASA Penerimaan Anggota Baru (MPAB) ke-XX KMHDI Bandar Lampung, 16-17 November 2019. | KMHDI Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PC KMHDI) Bandar Lampung mengecam pembubaran upacara doa umat Hindu-Buddha di Dusun Mangir Lor, Pajangan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kecaman tersebut disampaikan pada Masa Penerimaan Anggota Baru (MPAB) ke-XX yang berlangsung dua hari, 16-17 November 2019.

“Dalam kesempatan ini, saya selaku ketua PC KMHDI Bandar Lampung mengecam keras tindakan pelarangan dan pembubaran ritual umat Hindu di Bantul. Sebab, sudah sangat jelas dalam UUD 1945 Pasal 29 ayat (2) bahwa negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadat menurut agama dan kepercayaannya,” kata Ketua KMHDI Bandar Lampung Kadek Chandra Dewa Nata melalui keterangan tertulis, Senin, 18/11/2019.

Dia juga menyayangkan pengurusan izin dari rukun tetangga (RT) untuk beribadah. Kadek berharap, peristiwa tersebut tidak kembali terulang pada masa mendatang.

“Saya sangat menyayangkan jika untuk beribadah saja perlu izin dari tingkat RT sampai provinsi. Harapannya, kejadian tersebut yang pertama dan terakhir di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, sebanyak 230 mahasiswa mengikuti MPAB ke-XX KMHDI Bandar Lampung. Mereka berasal dari beberapa kampus di Kota Tapis Berseri. MPAB merupakan proses awal bagi mahasiswa Hindu untuk menjadi kader di KMHDI.

“MPAB adalah gerbang awal bagi calon anggota baru untuk berproses di KMHDI. Harapannya, kader yang akan dilantik dapat berperan dalam kegiatan organisasi. Sehingga, mampu menjadi kader yang kreatif, aktif, dan kritis serta mampu menjadi corong masa depan KMHDI Bandar Lampung,” kata Kadek.

MPAB yang diwarnai seminar nasional turut dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bandar Lampung I Kadek Sumerta. Kemudian, Presiden Direktur PT Sarinah Gusti Ngurah Putu Sugiarta Yasa, dan anggota DPRD Provinsi Lampung I Made Suarjaya. Selain itu, forum alumni KMHDI Lampung, PHDI Kota Bandar Lampung, Peradah Bandar Lampung, organisasi kepemudaan (OKP), serta UKM Hindu se-Bandar Lampung.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Banyak Kendala, Target Rampung Flyover Komarudin-Abdul Haq Molor ke Februari

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pembangunan jalan layang (flyover) yang menghubungkan Jalan Komarudin-Abdul Haq, Bandar Lampung, …