Bebas Perilaku BAB Sembarangan, Metro Deklarasi ODF


Deklarasi ODF di Kota Metro, Jumat, 15/11/2019 | ist

METRO, duajurai.co – Kota Metro, Provinsi Lampung, berhasil mengentaskan diri dari persoalan perilaku buang air besar sembarangan (BABS) warganya. Pada akhir Oktober 2019, sebanyak 100 % warga Metro telah mengakses sarana jamban yang layak.

Metro pun dinyatakan lolos verifikasi open defecation free (ODF) atau bebas BABS oleh Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. Deklarasi ODF Metro berlangsung pada Jumat, 15/11/2019.

“Pencapaian tersebut merupakan hasil komitmen pemimpin daerah dan upaya banyak pihak dalam mewujudkan Metro yang bersih dan sehat melalui pendekatan lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM),” kata Direktur Eksekutif YKWS Febrilia Ekawati dalam siaran pers yang diterima duajurai.co.

ODF di Metro tidak terlepas dari dukungan organisasi nonpemerintah yaitu Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS), serta SNV Netherlands Development, lembaga pembangunan dari Belanda melalui program WASH SDGs dan Voice for Change.

Mereka melakukan pendampingan untuk Metro menuju sanitasi aman berkelanjutan untuk semua sesuai dengan target SDGs (sustainable development goals) untuk goal ke enam.

“Deklarasi ODF bukan berarti persoalan sanitasi selesai. Pemkot Metro harus terus melakukan monitoring dan evaluasi agar perilaku saniter warga tetap terjaga dan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Febri.

Selain itu, terus Febri, ODF di Kota Metro baru bersifat akses. Dari 36.480 rumah tangga, yang punya jamban layak baru 36.320, atau masih 160 rumah tangga yang belum. Rumah tangga tersebut berada di kawasan pemukiman padat.

“Pemerintah Kota Metro harus menargetkan agar 160 rumah tangga tersebut segera memiliki sarana jamban layak dan sehat. Saya lihat untuk pemukiman padat perlu dibangun SPAL komunal agar limbah cair domestiknya dapat terkelola dengan baik,” jelasnya.

Febri mengatakan, ODF Metro menjadi pijakan awal untuk pembangunan sanitasi aman berkelanjutan dan penyelesaian persoalan pemukiman kumuh di kota Metro. Pembangunan sanitasi aman berkelanjutan bagian dari upaya mencapai target SDGs tujuan ke-6 tentang air bersih dan sanitasi.

Metro merupakan wilayah ke tiga di Lampung yang berstatus ODF, dari 15 kabupaten dan kota. Sebelumnya, status ini disandang Kabupaten Pringsewu dan Way Kanan.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Gandeng AIMI, PT PSMI Waykanan Edukasi Masyarakat Soal ASI-Menyusui

WAYKANAN, duajurai.co – PT PSMI menggelar sosialisasi kesehatan di Klinik Pratama Medical Centre PT PSMI, …