Jalur Babaranjang Dialihkan, Rencana Pembangunan Flyover Sultan Agung Perlu Dievaluasi


Kereta Api Babaranjang melewati lintasan kereta api di Jalan Urip Sumoharjo, Bandar Lampung, Senin sore, 28/1/2019. Arus kendaraan di lokasi tersebut kerap macet saat lewat kereta api. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung meminta pemerintah setempat mengevaluasi kembali rencana pembangunan jalan layang (flyover) di Jalan Sultan Agung. Pasalnya, pemerintah pusat berencana mengalihkan jalur kereta api batu bara rangkaian panjang (Babaranjang) dari pusat kota ke kawasan pinggiran.

“Kami minta dievaluasi terkait rencana Pemkot Bandar Lampung akan membangun jalan layang di situ, tahun depan,” kata Ketua Komisi III DPRD Bandar Lampung Yuhadi, seperti dilansir Antara, Kamis, 14/11/2019.

Dia mempertanyakan urgensi pembangunan jalan layang di atas pelintasan rel kereta api di Jalan Sultan Agung. Baginya, pembangunan tersebut bakal memboroskan anggaran.

Menurutnya, permintaan evaluasi bukan tidak mendukung rencana pembangunan oleh Pemkot Bandar Lampung. Namun, untuk mengkaji ulang, sehingga anggaran tahun depan dapat dipergunakan untuk kebutuhan infrastruktur lainnya.

“Kami memastikan bahwa RKA tahun 2020 yang diajukan oleh Dinas PU tidak akan terdapat pengurangan, namun tetap ada pergeseran rencana kegiatan,” ujarnya.

Wali Kota Bandar Lampung Herman HN akan membangun dua jalan layang dan satu underpass (terowongan) pada 2020. Keduanya, di Jalan Sultan Agung dan Jalan Urip Sumoharjo.(*)

Baca juga Tiap Babaranjang Lewat, Arus Kendaraan di Jalan Urip Sumoharjo Selalu Macet


Komentar

Komentar

Check Also

Banyak Kendala, Target Rampung Flyover Komarudin-Abdul Haq Molor ke Februari

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pembangunan jalan layang (flyover) yang menghubungkan Jalan Komarudin-Abdul Haq, Bandar Lampung, …