Gantung Diri di Kios Jam Fadil, Suhar Diduga Depresi karena Komplikasi


SEJUMLAH jurnalis mengabadikan jenazah Suhar dimasukkan ke ambulans, Kamis, 14/11/2019. Tukang reparasi jam itu ditemukan tewas gantung diri di sebuah kios jam di Jalan Kimaja, Way Halim, Bandar Lampung, pagi tadi. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Tukang reperasi jam bernama Suhar (47) ditemukan tewas gantung diri di Kios Jam Fadil, Jalan Kimaja, Kelurahan Perumnas Way Halim, Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung, Kamis pagi, 14/11/2019. Pria itu nekat mengakhiri hidupnya diduga depresi karena komplikasi.

“Menurut keterangan keluarganya, korban punya riwayat penyakit diabetes dan komplikasi. Kemungkinan penyakit itu yang membuat korban depresi, lalu memilih bunuh diri. Kabarnya, dia juga baru pulang berobat dari Sulawesi,” kata Ketua RT 07 Sunaryo di lokasi kejadian.

Dia mengatakan, jasad Suhar pertama kali ditemukan adik iparnya di bagian dapur kios. Sang adik melihat tubuh Suhar tergantung dengan kabel listrik. Korban mengikatkan lehernya ke sebuah tiang.

Kapolsek Sukarame Ajun Komisaris Pulung Arsa Sidanu menyatakan, berdasar keterangan saksi Jusria (31) dan Hendra (31), Suhar baru tiba dari Sulawesi sekitar dua hari yang lalu. Kepada kedua saksi, korban sempat mengeluhkan sakitnya yang tak kunjung sembuh. Korban diketahui memiliki riwayat sakit lambung dan saraf kejepit. Selain itu, terdapat borok dibagian leher sebelah kiri.

“Hasil koordinasi dengan pihak keluarga tidak akan dilakukan autopsi. Pihak keluarga segera memakamkan jenazah Suhar,” ujarnya.(*)

Baca juga Suhar Ditemukan Gantung Diri di Kios Jam Fadil di Way Halim

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Warga Gedung Pakuon-Pesawahan Buang Limbah Tinja ke Kali-Parit, Septic Tank Komunal Jadi Solusi

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Lurah Gedung Pakuon Musa Shaleh menyatakan bahwa di wilayahnya terdapat 329 kepala keluarga …