Pancaroba, Ini Wilayah Bandar Lampung Rawan Banjir-Longsor


SEORANG pengendara sepeda motor menerobos banjir di Jalan Endro Suratmin, Sukarame, Bandar Lampung, Rabu pagi, 9/1/2019. | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Provinsi Lampung sedang mengalami masa pancaroba, yaitu peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandar Lampung, beberapa bencana alam rawan terjadi pada masa pancaroba, di antaranya banjir, longsor, dan angin kencang.

“Sebenarnya, banjir di Bandar Lampung itu tidak ada. Selama ini, banjirnya adalah banjir kiriman, maka yang perlu diwaspadai adalah wilayah sepanjang bantaran sungai, seperti Kedamaian, Bumi Waras, Panjang, Telukbetung Selatan, dan Telukbetung Timur,” kata Sekretaris BPBD Bandar Lampung M Rizki kepada duajurai.co via telepon, Rabu, 6/11/2019.

Sementara, wilayah yang rawan longsor di perbukitan atau dataran tinggi. Misal, kawasan Panjang, Sukabumi, sebagian wilayah Kedamaian, Tanjungkarang Barat, serta Kemiling.

Untuk itu, yang perlu diantisipasi adalah jangan menebang pohon sembarangan, terutama di daerah tanah yang landai. Sebab, pohon berfungsi sebagai penahan tanah. Jika pohonnya ditebang, maka tidak ada penahan sehingga ketika turun hujan akan longsor.

“Bila pohon terpaksa ditebang karena alasan membahayakan, misalnya, maka harus segera ditanami pohon pengganti, yang fungsinya untuk penahan tanah,” ujarnya.

Sebelumnya, BMKG Lampung menyatakan saat ini Lampung sedang masa pancaroba. Kondisi ini baru dimulai pada pengujung Oktober dan akan berlangsung hingga akhir November mendatang. Pada masa pancaroba ini kecepatan angin bisa mencapai 63 kilometer per jam.(*)

Baca juga Masa Pancaroba, BPBD Bandar Lampung: Hindari Berteduh di Bawah Pohon

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Pemred duajurai.co Juwendra Jadi Panelis Fit and Proper Test Balon Walikota PKS

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemimpin Redaksi (Pemred) duajurai.co Juwendra Asdiansyah menjadi salah satu panelis fit …