Masa Pancaroba, BPBD Bandar Lampung: Hindari Berteduh di Bawah Pohon


SEKRETARIS BPBD Bandar Lampung Muhammad Rizki | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandar Lampung mengimbau masyarakat untuk waspada pada masa pancaroba. Sebab, beberapa bencana alam rawan terjadi pada masa pancaroba, di antaranya banjir, longsor, dan angin kencang.

“Kami imbau masyarakat yang memakai kendaraan, terutama pengendara roda dua, harap berhati-hati saat angin kencang. Hindari berteduh di bawah pohon besar atau yang berpotensi tumbang,” kata Sekretaris BPBD Bandar Lampung M Rizki kepada duajurai.co via telepon, Rabu, 6/11/2019.

Dia meminta masyarakat segera melapor bila mengetahui pohon besar yang berpotensi tumbang ketika angin kencang. Masyarakat dapat melaporkan hal tersebut kepada BPBD maupun Dinas Pertanian setempat.

“Selain itu, kami juga mengimbau masyarakat tidak membuang sampah sembarangan, terutama di parit maupun sungai. Sebab, saat hujan akan terjadi penyumbatan dan menyebabkan banjir,” ujarnya.

Rizki menambahkan awal masa pancaroba memang belum ada hujan. Sementara baru angin kencang. Terdapat sejumlah rumah yang rusak karena angin kencang. Namun, sejauh ini pihaknya belum menerima laporan korban jiwa.

“Antisipasi kami siaga anggota 24 jam, berikut peralatan untuk penanganannya, misal perahu karet, pelampung, dan lain-lain,” kata dia.

Sebelumnya, BMKG Lampung menyatakan saat ini Lampung sedang masa pancaroba. Kondisi ini baru dimulai pada pengujung Oktober dan akan berlangsung hingga akhir November mendatang. Pada masa pancaroba ini kecepatan angin bisa mencapai 63 kilometer per jam.(*)

Baca juga Lampung Masuki Musim Pancaroba, Kecepatan Angin 63 Km Per Jam

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Pemred duajurai.co Juwendra Jadi Panelis Fit and Proper Test Balon Walikota PKS

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemimpin Redaksi (Pemred) duajurai.co Juwendra Asdiansyah menjadi salah satu panelis fit …