Pemkab Tanggamus Perbanyak Desa Turunkan Angka Stunting


KADIS Kominfo Tanggamus Sabarrudin | ist

TANGGAMUS, duajurai.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus berencana memperbanyak pekon (desa) sebagai sasaran intervensi penanganan stunting atau gangguan pertumbuhan pada anak.

“Menurut data, ada 10 lokus di Tanggamus pada 2019. Tahun depan, kami ada agenda khusus menambah 33 desa sebagai lokus intervensi stunting,” kata Kadis Kominfo Tanggamus Sabarrudin, seperti dikutip dari Antara, Sabtu, 2/11/2019.

Dia mengatakan angka stunting berdasar data Dinas Kesehatan setempat mencapai 28%. Tahun depan, pihaknya akan berusaha menurunkan angka stunting di bawah 20%. Untuk itu, Pemkab Tanggamus meminta komitmen semua pihak agar bersama-sama mengatasi masalah tersebut. Sehingga, generasi mendatang dapat hidup bersih, sehat, dan cerdas.

Menurutnya, masih banyak remaja yang kurang memerhatikan kesehatan. Padahal, hal ini perlu untuk kepentingan nasional dalam menumbuhkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Pada 2020, penyakit tersebut harus cepat terdeteksi, dan langsung ditangani dari proses kehamilan hingga seribu hari kehidupan anak untuk menciptakan generasi emas.

Stunting tidak hanya disebabkan kekurangan gizi saat kehamilan. Akan tetapi, banyak faktor lainnya, seperti pola asuh anak, kebersihan yang tidak terjaga saat masa pertumbuhan, dan lingkungan yang kurang sehat,” ujarnya.

Sabarrudin menambahkan indikator stunting dapat dilihat dari usia anak yang tidak sebanding dengan pertumbuhannya. Paling krusial pada umur dua tahun.

“Apabila anak terkena penyakit ini hingga usia 2 tahun itu bisa disebut gagal tumbuh, sehingga berpengaruh pada kongitif anak. Karena itu, dalam program ini kami lebih menyasar ibu hamil hingga masa kehidupan 1.000 hari untuk menciptakan generasi emas,” kata dia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Pindah Tugas, Mantan Sekda Lamsel Fredy Jadi Kepala Bappeda Lampung

KALIANDA, duajurai.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) mengadakan acara pelepasan mantan Sekretaris Daerah …