Lampung Masuki Musim Pancaroba, Kecepatan Angin 63 Km Per Jam


Angin kencang | ilustrasi/ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Provinsi Lampung memasuki musim pancaroba, yaitu masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. Kondisi ini baru dimulai pada pengujung Oktober dan akan berlangsung hingga akhir November mendatang.

“Masa pancaroba ini akan berlangsung hingga akhir November. Akan tetapi, di beberapa wilayah di Lampung kemungkinan sudah mengalami musim hujan pada pertengahan November,” kata Rudi Harianto, Kasi Data dan Informasi BMKG Lampung, saat dihubungi duajurai.co, Sabtu, 2/11/2019.

Dia mengatakan, pada masa pancaroba ini terjadi angin kencang yang bisa mencapai kecepatan 63 kilometer (km) per jam. Penyebabnya, karena ada perbedaan tekanan yang cukup signifikan antara tekanan tinggi di sebelah barat daya Australia dan tekanan rendah di wilayah Thailand dan sekitarnya.

“Perbedaan ini menimbulkan pergerakan angin yang cukup kencang dan angin tersebut melewati wilayah Lampung. Sehingga, masyarakat yang tinggal tidak jauh dari pesisir pantai akan sangat terasa angin kencang. Namun, sejauh ini masih dalam kondisi aman,” ujarnya.

Selain itu, dampak angin kencang akan sedikit meningkatkan kondisi gelombang perairan wilayah Lampung. Sehingga, kapal-kapal yang akan menyeberang juga akan mengalami sedikit goyangan.(*)

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …