Herman HN Lihat Rambu Kapal De Brow Saksi Meletusnya Krakatau


WALI Kota Bandar Lampung Herman HN mengunjungi Kelurahan Gedung Pakuon, Telukbetung Selatan, Rabu, 30/10/2019. Kedatangannya hendak melihat rambu Kapal De Brow, saksi meletusnya Gunung Krakatau pada 1883. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Wali Kota Bandar Lampung Herman HN melihat rambu kapal De Brow di belakang Musala Nurul Iman, RT 11/Lingkungan III, Kelurahan Gedung Pakuon, Telukbetung Selatan, Rabu, 30/10/2019. Rambu kapal setinggi kurang lebih dua meter dan berat sekitar satu ton itu saksi meletusnya Gunung Krakatau pada 1883.

Setibanya, Herman langsung meninjau rambu kapal tersebut. Dia mengamati benda bersejarah itu, dan bertanya beberapa hal kepada warga setempat. Herman memasuki lorong sempit di belakang musala yang menjadi jalan satu-satunya akses untuk mendekat ke benda bersejarah tersebut.

Dalam peninjauan itu, Herman tampak didampingi Camat Telukbetung Selatan Ichwan Adji Wibowo, dan Lurah Gedung Pakuon Musa Shaleh. Tutur pula para lurah lainnya se-Kecamatan Telukbetung Selatan.

“Harapan kami, rambu kapal ini menjadi salah satu simbol agar bisa mengenang kembali sejarah meletusnya Krakatau pada 1883. Kalau sekarang ini kan kondisinya terlantar, alangkah baiknya itu dijadikan semacam tugu di Kelurahan Gedung Pakuon,” kata Musa, kemarin.(*)

Baca juga Bersejarah, Rambu Saksi Meletusnya Krakatau Diharapkan Jadi Ikon Gedung Pakuon

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Jelang Tahun Baru, Chandra Mal Boemi Kedaton Diskon Snack-Minuman

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Supermarket Chandra Mal Boemi Kedaton (MBK) memberikan harga spesial untuk aneka makanan ringan …