Relawan Grebeg Pasar Bandar Lampung Ikuti TOT UMKM Go Online 


TRAINING of trainer dan Sosialisasi UMKM Go Online di Kampoeng Bamboe, Way Halim, Bandar Lampung, Selasa, 29/10/2019. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Relawan Grebeg Pasar mengikuti training of trainer (TOT) dan Sosialisasi UMKM Go Online dalam rangka pengembangan ekonomi digital di Indonesia. Program Sekretariat Bersama (Sekber) Kota Bandar Lampung dengan Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) dan Kementerian Kominfo itu berlangsung di Rumah Makan Kampoeng Bamboe, Way Halim, Bandar Lampung, Selasa, 29/10/2019.

Dalam sambutannya, Puti Adelia Elfina dari Direktorat Ekonomi Digital Dirjen Aptika Kementerian Kominfo, mengatakan program tersebut berlangsung sejak 2017. Tahun ini, fokus pada program Grebeg Pasar.

“Yang dibantu adalah para pedagang yang usaha mikro, dan di Bandar Lampung sekitar enam pasar yang disasar,” kata Puti.

Menurutnya, tujuan utama program tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan para pedagang. Kemudian, membuat pedagang bertransformasi dari yang sebelumnya hanya offline sekarang bisa jualan online.

“Ini metodenya kami (trainer) datang ke tempat mereka (pedagang) secara door to door. Memang butuh waktu. Tapi, ini tantangan kami untuk menjelaskan kepada pelaku UMKM bahwa sekarang zaman sudah berubah. Semua berbasis online dan banyak keuntungannya menggunakan sistem online,” ujarnya.

Nantinya, para pelaku UMKM bisa memilih marketplace sendiri, menyesuaikan dengan produk dan pasar yang dituju. Program ini juga bekerja sama dengan beberapa platform pembayaran nontunai, yaitu Opo, Dana, Go-Pay, dan lainnya.

“Kami berharap, program ini dilanjutkan pendampingannya oleh teman-teman dari marketplace melalui komunitasnya. Selain itu, program ini berlanjut dan diadopsi oleh dinas terkait di Bandar Lampung,” kata dia.

Pantauan duajurai.co, training pertama dilakukan oleh Yunidar Buana, Ketua Komunitas Bukalapak Lampung. Dia memaparkan materi mengenai bagaimana cara mendaftar marketplace Bukalapak. Lalu, apa saja keuntungan memasarkan produk melalui Bukalapak, dan teknis pemasaran produk di Bukalapak.

“Tren belanja online di Indonesia selalu naik dalam beberapa tahun. Sekarang ini, pemilik toko online tidak wajib punya toko offline. Sedangkan toko offline wajib punya toko online supaya bisa menjangkau lebih luas konsumennya,” ujar Yunidar.

Grebeg Pasar akan berlangsung pada 31 Oktober hingga 13 November 2019. Adapun pasarnya, yaitu Pasar Panjang, Pasar Bambu Kuning, Pasar Way Halim, Pasar Kangkung, Pasar Bawah, dan Pasar Gudang Lelang.(*)

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Jelang Tahun Baru, Chandra Mal Boemi Kedaton Diskon Snack-Minuman

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Supermarket Chandra Mal Boemi Kedaton (MBK) memberikan harga spesial untuk aneka makanan ringan …