HUT ke-4, AIMI Lampung: Ruang Menyusui di Fasilitas Publik Masih Minim


ACARA HUT ke-4 AIMI Lampung di Ruang Abung, kompleks pemprov setempat, Sabtu, 26/10/2019. | AIMI Lampung

BANDARLAMPUNG, duajurai.co – Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Daerah Lampung menyatakan ruang menyusui di fasilitas publik masih minim. Kalaupun ada ruang menyusui sebagian besar belum sesuai standar Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes).

Hal itu disampaikan Ketua AIMI Lampung Upi Fitriyanti saat talkshow dan workshop di Ruang Abung, kompleks Pemprov Lampung, Sabtu, 26/10/2019. Kegiatan itu dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 AIMI Lampung.

“Sayangnya dukungan kepada para ibu menyusui masih belum optimal. Mulai dari dukungan keluarga, dukungan tempat bekerja, dukungan tenaga kesehatan, fasilitas kesehatan, serta dukungan sarana, prasarana, dan fasilitas umum,” kata Upi melalui keterangan tertulis.

Menurutnya, semua pihak harus berkontribusi untuk mewujudkan supporting system menyusui. Selama empat tahun, AIMI Lampung telah melakukan berbagai program, antara lain Kelas Menyusui, Kelas MPASI, dan Home Visit/Hospitality Visit. Kemudian, sosialisasi, AIMI Goes To Office, AIMI Goes To Community, dan lain sebagainya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Lampung Riana Sari mengapresiasi dedikasi AIMI dalam upayanya menekan angka stunting (gangguan pertumbuhan pada anak). Menurutnya, gerakan AIMI memiliki dampak dan perlu diperluas sampai tingkat desa bersinergi dengan program kerja prioritas Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

“Kami berharap, gerakan penyadaran tentang menyusui bisa lebih intens di Lampung, sehingga dapat menekan angka stunting,” ujarnya.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …