Tewas dalam Kecelakaan Tol Sumatra, Hadi Prayitno Baru Bangun Rumah di Telukbetung


RUMAH Hadi Prayitno (37) di kawasan Sumur Putri, Telukbetung Selatan, Bandar Lampung. | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Hadi Prayitno (37), salah satu korban tewas dalam kecelakaan di Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) Kilometer (Km) 96, merupakan pegawai Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD-Dikmas) Lampung. Dia baru saja selesai membangun rumah di kawasan Sumur Putri, Telukbetung Selatan, Bandar Lampung.

“Saya akrab sekali dengan Hadi. Bahkan, dia baru beres bikin rumah di Sumur Putri atas anjuran saya,” kata Hemna, ibu angkat Hadi, di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Lampung, Sabtu, 19/10/2019.

Bambang, rekan Hadi, sengaja datang ke RS Bhayangkara untuk memastikan info yang beredar mengenai kecelakaan maut tersebut. Dia mengaku karib dengan Hadi.

“Saya kawan akrabnya di kantor. Saya ke sini begitu mendengar kabar itu (kecelakaan maut). Tapi, sekarang belum bisa melihat langsun karena (jasad korban) masih di ruang forensik,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Jasa Raharja tampak di RS Bhayangkara. Pegawai Jasa Raharja terlihat mendata korban dan ahli waris guna memberikan santunan.

“Ada santunan bagi korban meninggal dunia yang memiliki ahli waris sah, yaitu santunan Rp50 juta per korban. Bagi yang tidak memiliki ahli waris diberi penggantian biaya pemakaman sebesar Rp4 juta,” kata Benyamin Bob Panjaitan, Kabag Operasional Jasa Raharja Cabang Lampung.

Hadi Prayitno, salah satu korban tewas dalam kecelakaan di JTTS Km 96, dekat Gerbang Tol Natar, Lampung Selatan, Sabtu, 19/10/2019. | ist

Sementara itu, Semiati, ibu kandung Hadi, tak henti menangis di depan Ruang Forensik RS Bhayangkara. Ia tampak tak bisa menahan rasa sedihnya. Semiati berkali kali menyebut nama anak, menantu, dan cucu nya. Sesekali dia terlihat termenung dengan tatapan kosong, lalu kembali menangis. Dia terkulai di lantai, ditemani sejumlah anggota keluarga yang mencoba menenangkannya.

Secara terpisah, Camat Telukbetung Selatan Ichwan Adji Wibowo menyatakan, pihaknya sudah mengecek ke rumah duka. Hasilnya, keluarga Hadi memang warga baru di sana.

“Almarhum benar tinggal di Sumur Putri, tapi secara administrasi kependudukan masih terdaftar sebagai warga TBU (Telukbetung Utara). Keluarga ini baru pindah tiga bulan di Sumur Putri, mungkin belum sempat lapor dan ngurus kepindahan,” ujarnya.

Selain Hadi, kecelakaan tersebut juga merenggut nyawa istrinya, Elisabeth Yoni Saptirawati (32). Kemudian, Michael Dwi Suryahadi (7), anak Hadi-Elisabeth; serta Kris (14), keponakan Hadi. Honda Civic BE 1240 CV yang mereka tumpangi terbakar setelah menabrak truk.(*)

Baca juga KECELAKAAN MAUT TOL SUMATRA: Isak Tangis Keluarga Pecah di RS Bhayangkara Polda Lampung

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Mahad Aljamiah UIN Raden Intan Rayakan Maulid Nabi dengan Pawai Obor

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Ratusan mahasantri Mahad Aljamiah UIN Raden Intan Lampung merayakan maulid Nabi …