Kecelakaan Maut Tol Sumatra, Kristyowati Mau Pindah Sekolah ke Bandar Lampung


PETI berisi jasad korban kecelakaan maut di Jalan Tol Trans Sumatra dimasukkan ke dalam mobil, Sabtu, 19/10/2019. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebanyak empat orang tewas dalam kecelakaan di Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) Kilometer (Km) 96, dekat Gerbang Tol Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu, 19/10/2019. Mereka adalah Hadi Prayitno (37), Elisabeth Yoni Saptirawati (32), Michael Dwi Suryahadi (7), dan Kristyowati (14). Michael adalah anak Hadi dan Elisabeth, sedangkan Kristyowati keponakan Hadi.

Menurut Sri Ayem (55), bibi Kristyowati, kemenakannya ikut dalam rombongan keluarga Hadi dan Elisabeth karena ingin pindah sekolah ke Kota Bandar Lampung. Keluarga sempat melarang keinginan Kristyowati. Namun, remaja putri itu tetap bersikeras berangkat ke Kota Tapis Berseri.

“Katanya, dia (Kristyowati) itu ingin pindah sekolah ke Bandar Lampung. Saya gak tahu apa alasannya. Ibu dan bapaknya sudah melarang, tapi tetap memaksa berangkat. Mungkin sudah jalan takdirnya begini,” kata Sri kepada duajurai.co di depan Ruang forensik RS Bhayangkara Polda Lampung, Rajabasa, Bandar Lampung. Jenazah keempat korban diidentifikasi di sana.

Kristyowati merupakan putri kedua pasangan Sri Kantun dan Tomas Katiran. Dia merupakan satu dari empat korban yang terbakar dalam kecelakaan yang melibatkan Honda Civic milik Hadi dan sebuah truk. Penyebab kecelakaan, Hadi diduga mengantuk, lalu menabrak truk di depannya.(*)

Baca juga Kecelakaan Maut Tol Sumatra, Semiati: Biar Tak Ngantuk, Hadi Kebut Bawa Mobil

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Mahad Aljamiah UIN Raden Intan Rayakan Maulid Nabi dengan Pawai Obor

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Ratusan mahasantri Mahad Aljamiah UIN Raden Intan Lampung merayakan maulid Nabi …