5 Demonstran #ReformasiDikorupsi Meninggal, Elemen Masyarakat Sipil Lampung Gelar Malam Renungan


ELEMEN masyarakat sipil menggelar malam renungan dan doa bersama di Taman Gajah, Enggal, Bandar Lampung, Kamis malam, 17/10/2019. Aksi tersebut merespons meninggalnya lima demonstran dalam aksi #ReformasiDikorupsi. | Prabowo Pamungkas

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sejumlah elemen masyarakat sipil menggelar malam renungan dan doa bersama di Taman Gajah, Enggal, Bandar Lampung, Kamis malam, 17/10/2019. Aksi tersebut merespons meninggalnya lima demonstran dalam aksi #ReformasiDikorupsi. Tanda pagar reformasi dikorupsi merupakan tagline untuk demonstrasi mengkritisi sejumlah RUU yang dianggap bermasalah sejak September lalu.

“(Malam renungan dan doa bersama) sebagai bentuk solidaritas dan respons isu kekerasan anggota kepolisian dalam mengawal aksi #ReformasiDikorupsi di beberapa daerah,” kata aktivis LBH Bandar Lampung Prabowo Pamungkas.

Kelima demonstran dimaksud, yaitu Bagus Putra Mahendra (15), Maulana Suryadi (23), Akbar Alamsyah (19), Randy (22), dan Yusuf Kardawi (19). Mereka meninggal dunia saat gelombang demonstrasi di Gedung DPR RI dan sejumlah daerah yang berakhir ricuh. Beberapa di antara demonstran diduga tewas tertembak.

“Kami mendesak penegak hukum mengusut tuntas kekerasan yang dilakukan aparat terhadap peserta aksi. Menuntaskan kasus dugaan pembunuhan aktivis Walhi Medan. Juga menuntut pembebasan pedemo yang ditangkap saat berunjuk rasa pada 23, 24, dan 30 September,” ujarnya.

Selain doa bersama, aksi di Taman Gajah juga diwarnai mimbar bebas. Masing-masing perwakilan elemen menyampaikan orasi. Adapun elemen masyarakat sipil yang menggelar aksi di sana, antara lain LBH Bandar Lampung, Forum Aksi Kamisan, dan gabungan mahasiswa dari beberapa kampus di Lampung.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Mahad Aljamiah UIN Raden Intan Rayakan Maulid Nabi dengan Pawai Obor

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Ratusan mahasantri Mahad Aljamiah UIN Raden Intan Lampung merayakan maulid Nabi …