Polda Lampung Gagalkan Peredaran Uang Palsu Pecahan Rp50 Ribu-Rp100 Ribu


DIREKTUR Reskrimum Polda Lampung Komisaris Besar M Barly Ramadhany diwawancarai jurnalis saat ekspose peredaran uang palsu, Rabu, 16/10/2019. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menggagalkan peredaraan uang palsu. Aparat menangkap seorang tersangka bernama Hendri Seto (36) di Dusun Talang Besar, Desa Gedung Gumanti, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, beberapa waktu lalu.

“Ini hasil lidik kami sudah lama, berawal dari informasi masyarakat. Kami perdalam. Selama beberapa bulan kami ikuti, dia (tersangka) pindah-pindah tempat, sehingga terakhir kami dapatkan dan kami tangkap,” kata Direktur Reskrimum Polda Lampung Komisaris Besar M Barly Ramadhany saat ekspose di Mapolda Lampung, Rabu, 16/10/2019.

Dia mengatakan, tersangka yang merupakan warga Dusun Sidomukyo, Desa Trimulyo, Tegineneng, itu kedapatan mengedarkan uang palsu. Motifnya, untuk membayar utang yang jatuh tempo.

“Motif terlilit utang, tapi nanti kami perdalam (lagi). Pengakuannya hanya sekali (mengedarkan uang palsu),” ujarnya.

Dalam perkara tersebut, Polda menyita sebanyak 88 lembar Rp100 ribu dan 44 lembar Rp50 ribu. Uang palsu tersebut dicetak menggunakan printer. Polisi menduga Hendri mempelajari pembuatan uang palsu itu secara otodidak.

“Seri uangnya kebanyakan berbeda, tapi ada juga yang sama,” kata dia.

Menurut Barly, tersangka berpindah-pindah tempat dalam mengedarkan uang palsu. Cara itu memang modus yang biasa dilakukan ketika seseorang punya kesalahan.

“Dia (Hendri) selalu keluar pada malam hari. Sejauh ini, (tersangka) tidak punya background kejahatan,” ujarnya.(*)

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

DIKSAR MAUT CAKRAWALA: Bongkar Makam, Polres Pesawaran Autopsi Jasad Aga Trias

GADINGREJO, duajurai.co – Kepolisian Resor (Polres) Pesawaran membongkar makam Aga Trias Tahta di Dusun Wonokarto, Pekon Wonodadi, …