Jelang Pancaroba, Waspadai Potensi Bencana Ini di Lampung


PETUGAS PLN tengah memperbaiki kabel listrik yang tertimpa pohon tumbang di Jalan Wolter Monginsidi, Bandar Lampung, Selasa petang, 4/12/2018. | Rudi Virgo/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bencana menjelang musim pancaroba. Biasanya, karakteristik pancaroba turun hujan tak merata dengan intensitas deras disertai angin kencang.

Jika tak diantisipasi sejak sekarang, maka potensi terjadi bencana lebih besar setelah musim kemarau. Misal, soal sampah di selokan. Saat musim kemarau warga terkesan kurang peduli. Tiba-tiba turun hujan lebat, maka bisa banjir.

“Kemudian, potensi tanah longsor akibat rekah tanah saat kemarau. Ketika hujan, maka rekah tanah menjadi lemah dan bisa mengakibatkan longsor,” kata Kasi Data dan Informasi BMKG Lampung Rudi Harianto kepada duajurai.co via telepon, Selasa, 15/10/2019.

Selain itu, lanjut dia, ada potensi angin puting beliung pada pancaroba. Biasanya, fenomena alam itu terjadi di Bandar Lampung, Lampung Timur, Lampung Utara, Lampung Tengah, Pringsewu, dan Pesawaran.

“Itu yang secara historis ada potensi puting beliung pada masa pancaroba. Efek anginnya bisa pohon tumbang dan sebagainya,” ujarnya.

Atas dasar itu, Rudi mengimbau masyarakat segera mengambil langkah antisipasi. Kalau banyak sampah di selokan segera dibersihkan. Pembersihan mulai dari lingkungan terdekat, sekitar rumah, sungai, dan lain-lain.

“Apabila ada pohon sudah besar atau tua, segera ditebang atau memangkas ranting-rantingnya,” kata dia.(*)

Baca juga BMKG: Musim Kemarau di Lampung Hingga Akhir Oktober

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Kembangkan Pariwisata, Arinal Dukung Rute Lampung-Kuala Lumpur AirAsia

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendukung pengembangan rute Lampung-Kuala Lumpur yang akan …