Soal Stunting, PKK Lampung Selatan Diminta Tingkatkan Kualitas Pertumbuhan Anak


KETUA TP PKK Lampung Riana Sari Arinal saat membuka kegiatan pembinaan pelaksanaan metode inspeksi visual dengan asam asetat (IVA) dan pencegahan stunting bagi kader PKK di Kabupaten Lampung Selatan, Rabu, 9/10/2019. | Diskominfo Lampung Selatan

KALIANDA, duajurai.co – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Lampung Riana Sari Arinal membuka kegiatan pembinaan pelaksanaan metode inspeksi visual dengan asam asetat (IVA) dan pencegahan stunting bagi kader PKK di Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan yang dihadiri Ketua TP PKK Lampung Selatan Winarni beserta pengurus itu berlangsung di Aula Rajabasa, kompleks Kantor Bupati Lampung Selatan, Rabu, 9/10/2019.

“Ini merupakan langkah awal dalam membangun sinergitas. Saya berharap, silaturahmi seperti ini dapat terus terlaksana guna mempermudah pencapaian tujuan-tujuan pokok PKK, sebagaimana tertuang dalam 10 program pokok PKK,” kata Riana melalui rilis Diskominfo Lampung Selatan.

Istri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi itu juga menyoroti permasalahan stunting (gangguan pertumbuhan pada anak) yang dapat menyebabkan menurunnya kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi penerus bangsa. Dia berharap, keberadaan PKK pada semua tingkatan dapat menjadi garda terdepan guna meningkatkan derajat kesehatan maupun kesejahteraan keluarga. Hal itu dalam menopang upaya pembangunan oleh pemerintah dari lingkup terkecil, yaitu keluarga.

“Isu stunting menjadi sangat serius untuk diperhatikan bersama. Saya berharap, melalui PKK dapat bersama-sama meningkatkan kualitas pertumbuhan anak yang dimulai dari saat si ibu mengandung bayi,” ujarnya.

Sementara itu, Winarni menyatakan bahwa kegiatan tersebut menjalin suatu gerakan bersama, menyeluruh, dan berkesinambungan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kanker serviks. Khususnya, deteksi dini melalui pemeriksaan pap smear atau IVA test. Penyakit kanker leher rahim atau kanker serviks merupakan kanker tebanyak yang ditemukan oleh Yayasan Kanker Indonesia setelah kanker payudara.

“Metode IVA terbukti efektif dalam menurunkan angka kesakitan dan angka kematian oleh kanker serviks sebesar 85%,” kata dia.

Pada kesempatan tersebut, Winarni meminta seluruh peserta dapat bersama-sama memerhatikan masalah stunting. Sehingga, kasus stunting dapat hilang atau setidaknya berkurang di wilayah Lampung Selatan.

“Saya meminta peserta pembinaan, agar ini (stunting) menjadi perhatian serius dalam penanganannya dan dapat menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

35 Honorer Tak Diupah 7 Bulan, Plt Kepala DKP Lampung: Tak Ada Anggaran

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung Makmur Hidayat …