Demo, Mahasiswa Tuding Seleksi Calon Anggota KPU se-Lampung Diwarnai Kecurangan


ALIANSI Pemuda Peduli Demokrasi Lampung saat berunjuk rasa di KPU Lampung, Senin, 7/10/2019. Mereka menuntut proses seleksi calon komisioner KPU se-Lampung ditunda karena diwarnai kecurangan. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Peduli Demokrasi Lampung berunjuk rasa di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung, Senin, 7/10/2019. Mereka menuntut seleksi calon komisioner KPU kabupaten/kota se-Lampung ditunda karena diwarnai kecurangan.

“Banyak kecurangan yang dilakukan tim seleksi (timsel) calon anggota KPU. Karena itu, kami berinisatif melakukan aksi ini. Kalau kecurangan ini dibiarkan terus-menerus, kami khawatir demokrasi ke depan akan buruk dan tidak akan berjalan dengan baik,” kata Ahlun Nazar, koordinator aksi Aliansi Pemuda Peduli Demokrasi Lampung.

Dia mengatakan, terdapat beberapa poin yang janggal dan praktik curang dalam proses seleksi calon anggota KPU kabupaten/kota. Salah satunya, intervensi dari partai politik, khususnya di KPU Pesisir Barat. Lalu, praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di sejumlah kabupaten/kota.

“Bahkan di Lampung Barat, ada peserta yang nilai computer assisted tes (CAT) tinggi, tapi tidak lulus. Sedangkan yang CAT-nya rendah malah lulus,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya menuntut agar KPU Provinsi Lampung menunda proses seleksi. KPU diminta tidak menyetorkan nama-nama 10 besar calon komisioner ke KPU RI.

“Kami menuntut agar mereka (KPU Lampung) menggubris kami. Sebab, mereka masih berangkat ke KPU RI padahal di sini ada persoalan. Dalam aksi sebelumnya, kami sudah meminta agar KPU Lampung menunda proses seleksi,” kata dia.

Mahasiswa meminta ada diskusi terlebih dahulu dengan tim seleksi. Sehingga, mahasiswa bisa menyampaikan aspirasinya. Namun, mahasiswa menyayangkan sikap KPU Lampung yang tidak memfasilitasi pertemuan tersebut.

“Kami akan tetap bertahan di sini sampai timsel menemui kami,” kata Ahlun.

Saat ini, timsel calon komisioner KPU kabupaten/kota telah merampungkan tugasnya, yaitu menyaring 10 besar. Setelah mendapat 10 besar nama, maka timsel menyerahkan ke KPU Lampung. Selanjutnya, KPU Lampung menyerahkan nama-nama tersebut ke KPU RI.(*)

Baca juga Demo KPU Lampung, Sejumlah Mahasiswa Tak Tahu Persoalan yang Didemo

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Jika Wali Kota Metro, Andi Surya Canangkan OFOS-One Family One Sarjana

METRO, duajurai.co – Tokoh pendidikan dan politisi Andi Surya telah mendaftar ke sejumlah partai politik …