Soal Diksar Maut UKM Cakrawala, Polda Lampung Sudah Periksa 8 Saksi 


KABID Humas Polda Lampung Komisaris Besar Zahwani Pandra | Umar Robani/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung telah memeriksa delapan saksi terkait kasus dugaan tindak kekerasan dalam Diksar UKM Cakrawala yang menelan korban jiwa. Delapan saksi itu tiga korban luka dan lima dari pihak keluarga-peserta diksar.

“Setelah ini akan dilakukan gelar perkara untuk dinaikkan ke tingkat penyidikan. Nanti, dari penyidikan itu tentunya kami akan periksa para panitia UKM Cakrawala,” kata Kabid Humas Polda Lampung Komisari Besar Zahwani Pandra, Kamis, 3/10/2019.

Dia mengatakan, total korban dalam Diksar UKM Cakrawala sebanyak empat orang. Perinciannya, satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara dan Bintang Amin.

“Khusus korban meninggal, pihak keluarga tidak bersedia dilakukan visum dalam. Maka, tentunya perlu ada tahapan-tahapan selanjutnya untuk kami kirimkan berkas,” ujarnya.

Diksar UKM Cakrawala Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung (FISIP Unila) menelan korban jiwa. Salah seorang peserta diksar bernama Aga Trias Tahta meninggal dunia di Rumah Sakit Bumi Waras, Bandar Lampung, Minggu, 29/9/2019. Dia dibawa ke sana setelah dua kali terjatuh saat mengikuti diksar yang berlangsung selama lima hari. Hasil visum, tubuh Aga penuh lebam dan memar. Pihak panitia mengakui ada kontak fisik saat diksar, namun itu masih tergolong standar bagi pencinta alam.(*)

Baca juga Aga Meninggal saat Diksar Cakrawala Unila, Ini Pernyataan Sikap Syarief Makhya

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Berkunjung ke Panti Asuhan Al Husna, Motor Jurnalis Kupas Tuntas Raib dalam 5 Menit

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Jurnalis Surat Kabar Harian Kupas Tuntas Sri ketiban sial. Sepeda motornya, Honda Beat …